Kamis, Agustus 20, 2009

Perkedel Campur

Bahan:
200 gr daging ayam, cincang
200 gr udang, cincang halus
1.000 ml air
1 sdt garam
1 sdt jintan bubuk
1 sdt kapulaga bubuk
1 sdt kayu manis bubuk
1 ruas jari jahe, parut
1/2 sdt merica bubuk
4 bh cabai merah, iris halus
3 btr telur ayam, kocok lepas
1 bawang bombai, cincang
10 bh cabai hijau, iris halus
2 btg seledri, iris halus
100 gr kacang kedelai, rendam semalaman, rebus hingga lunak
200 ml minyak goreng

Cara membuat:
1. Rebus daging ayam dan udang dengan air. Bubuhi garam, biarkan hingga air mengering dan daging lunak. Tambahkan jintan, kapulaga, kayu manis, jahe, merica, dan cabai merah. Aduk rata.
2. Masukkan kocokan telur, kacang kedelai, irisan cabai hijau, bawang bombai, dan seledri. Aduk rata dan bentuk adonan bulat kecil, tekan hingga pipih.
3. Panaskan minyak goreng, goreng perkedel hingga matang dan berwarna kecoklatan. Angkat dan tiriskan.
4. Sajikan segera sebagai teman makan nasi dan sayur bening.

Untuk 4 porsi.

Nilai gizi per porsi:
Energi: 152 Kkal
Protein: 23,2 gr
Lemak: 5,7 gr
Karbohidrat: 3,5 gr

* Kedelai kaya akan protein nabati, sedangkan daging ayam, udang, dan telur adalah sumber protein hewani. Protein bermanfaat untuk pertumbuhan janin, termasuk pertumbuhan otak janin.

Resep: Hindah Muaris, Pemerhati Kulinologi. (Sumber: perempuan.kompas.com)

Makanan yang Tak Boleh Disimpan di Freezer

Demi penghematan, agar bahan makanan tahan lebih lama, banyak orang menyimpan makanan di freezer lemari pendingin. Tak jarang pula temperatur lemari pendingin dibuat setinggi mungkin. Padahal, tak semua produk makanan bisa disimpan dalam freezer.

Produk-produk makanan yang mengandung banyak air sebaiknya tidak disimpan di dalam freezer. Daging-dagingan bisa tahan pembekuan untuk penyimpanan. Namun, kualitas mereka bisa terganggu. Tina Hanes, spesialis keamanan makanan dari US Department of Agriculture Meat and Poultry, mengatakan bahwa ada makanan-makanan yang tak boleh disimpan di dalam freezer, di antaranya:

* Telur mentah yang masih utuh. Temperatur yang membekukan di dalam freezer bisa membuat kandungan air di dalam telur mengembang dan membeku. Ketika ini terjadi, kulit telur bisa pecah dan memberi jalan masuk bakteri.

* Sayuran yang segar dan kaya kandungan air, seperti seledri, selada, dan timun. Sayuran-sayuran ini mudah membeku. Namun, kristal es akan meleleh ketika Anda potong, membuatnya terlihat layu.

* Keju-keju dengan kandungan air yang tinggi. Misal, keju cottage, ricotta, dan keju krim. Bahan-bahan makanan ini akan kehilangan tekstur pengembang ketika air yang membeku kembali ke suhu ruangan.

* Perasa, seperti mayones dan krim. Ketika dibekukan, kristal akan merusak sel-sel dinding pembangunnya. Ketika diproses, bahan ini akan terpisah dan hancur. (Sumber: perempuan.kompas.com)

Mengolah Kentang Goreng yang Sehat

Banyak ibu yakin kentang goreng bisa jadi bagian diet yang baik dan seimbang. Sebenarnya, apa pun yang dipilih, tak masalah. Karena kentang yang disantap bersama kulitnya memberi asupan vitamin C, dan salah satu sumber terbaik potasium dan serat. Sementara itu, para koki berusaha menemukan cara lebih sehat mengolah kentang, baik dengan menggunakan minyak "sehat" atau tanpa digoreng. Inilah trik menggoreng kentang, agar bisa dinikmati tanpa khawatir lonjakan lemak setelahnya.

1. Beli kentang beku. Beberapa perusahaan kini telah memproduksi kentang beku dengan bahan-bahan yang sudah diuji terlebih dahulu, dan lemaknya pun baik untuk tubuh. Carilah produk kentang beku yang kalorinya tak lebih dari 120 gram. Sebagai info, dalam setiap 3 ons sajian terkandung 3,5 gram lemak.

2. Bekal kentang goreng. Sajian kentang goreng dengan cara pengolahan baru, yaitu direbus terlebih dahulu sebelum digoreng dan kemudian diangin-anginkan, bisa menjadi pilihan. Setiap 3 ons sajian mengandung sekitar 180 kalori, 6 gram lemak, dan 1 gram lemak jenuh.

3. Buat sendiri. Kita bisa membuat sendiri hidangan kentang kegemaran yang kaya antioksidan ini dengan mengikuti resep berikut:

Kentang pelangi (untuk 4 porsi)
Iris 5 buah kentang panjang 1 cm. Rendam kentang dalam air dingin selama 45 menit. Lalu, potong 1 kentang manis berukuran sedang memanjang, seukuran 1 cm. Panaskah oven hingga 200 derajat Celcius. Tiriskan kentang yang direndam, campurkan dengan irisan kentang manis, 3 sdm minyak zaitun, garam, dan lada secukupnya. Susun mendatar di loyang. Panggang hingga 40 menit, balik, lalu panggang lagi hingga warna kentang jadi kecoklatan. (Sumber: perempuan.kompas.com)