SARAPAN seks di pagi hari? Mungkin selama ini Anda tak biasa membayangkannya, terlebih di hari-hari kerja. Sebagian besar pasangan berhubungan seks di sore hari atau di malam hari. Padahal, seks pagi hari punya kenikmatan yang sangat berbeda.
Seks malam hari banyak dilakukan orang karena percaya bahwa setelah tepat matahari terbenam adalah waktu yang tepat untuk bermesraan. Terlebih lagi banyak orang beranggapan, gairah seks akan muncul.
Tak ada salahnya mencoba melakukan hubungan seks di pagi hari. Hubungan seks tak mengenal waktu, juga tempat, tentunya dengan batasan norma. Selain sebagai alternatif dari keadaan-keadaan yang kurang menguntungkan, hubungan seks di pagi hari ternyata menyimpan kehebatan tersendiri.
Hubungan seks pada pagi hari tidak hanya berfungsi sebagai penghilang stres. Hal yang lebih menguntungkan, Anda merasa dicintai sehari penuh, diperhatikan, dan juga dipenuhi kebutuhan psikologisnya. Meski demikian, hubungan seks pagi hari sering dikeluhkan karena beberapa sebab. Misalnya terburu-buru karena mengejar jam kantor atau mungkin masih merasa mengantuk. Tapi bukan berarti hubungan seks pagi hari tak menyenangkan.
Berikut ini ada empat rahasia kehebatan hubungan seks pagi hari, yaitu:
Mimpi erotis menjadi kenyataan
Jika Anda pernah bermimpi erotis dan pikiran Anda sulit melupakannya, maka inilah cara yang tepat untuk Anda mengalami mimpi yang erotis, yang bisa menimbulkan gairah baru dalam berhubungan seks. Tidak harus selalu sama dengan kejadian yang Anda alami sewaktu mimpi, tetapi Anda bisa bereksplorasi sesuai kata hati.
Anda lebih bergairah
Penelitian membuktikan bahwa tingkat hormon testoteron lelaki lebih tinggi di saat pagi hari. Lelaki yang biasanya terbangun setelah tidur, yang berarti bisa berhubungan seks secara lebih mudah, bahkan tanpa harus melakukan pemanasan yang begitu lama. Secara psikolgis, Anda juga makin percaya diri ketika pasangannya siap menerima.
Perempuan lebih mudah mencapai orgasme
Bangun tidur adalah keadaan paling rileks, keadaan yang paling menguntungkan bagi pasangan suami-istri untuk mencapai orgasme, khususnya perempuan, karena dalam hal ini sangat mutlak. Bangun pagi seperti membuka lembaran hidup baru, ketika tekanan hidup belum menghimpit. Sedangkan malam hari, konsentrasi pikiran Anda seperti mengulang lagi kejadian sebelumnya.
Anda bisa menjadikan sebagai perangsang
Hubungan seks pagi hari akan memberi warna seluruh sisa hari yang Anda jalani. Setelah melakukan hubungan seks di pagi hari, mungkin Anda terkenang pada waktu setelahnya. Anda mungkin akan menelepon pasangan Anda untuk saling berbagi pengalaman Anda tentang kejadian tadi pagi yang menyenangkan. Di saat inilah hubungan sebagai pasangan suami-istri makin terjalin erat. Bagaimana dengan Anda? (Sumber: lifestyle.okezone.com)
Jumat, Oktober 30, 2009
3 Posisi Orgasme Paling Oke
MASALAH orgasme menjadi masalah serius dalam suatu hubungan intim. Pasalnya, banyak wanita mengalami kesulitan mencapai puncak kenikmatan seks. Ada beberapa faktor penyebab wanita sulit mencapai orgasme, di antaranya tidak memahami posisi atau gaya hubungan seks.
Riri & Yoez dalam bukunya "Tip & Trik Menggapai Kenikmatan Seksual" menjelaskan, posisi hubungan seks sangat mempengaruhi rangsangan yang dihasilkan. Karena itu disarankan untuk memahami posisi-posisi seksual yang dapat memberikan rangsangan lebih, sehingga orgasme yang dihasilkan juga akan lebih baik.
Berikut ini tiga posisi yang bisa memberi solusi:
1. Modifikasi posisi missionary
Anda mungkin pernah mencoba posisi missionary standar sebelumnya. Tetapi banyak wanita mengeluh karena tidak dapat mencapai orgasme dengan posisi pria di atas.
Cobalah modifikasi posisi dengan terlentang, sementara kaki Anda di atas bahu pasangan. Ini adalah posisi bagus jika Anda menginginkan stimulus klitoris untuk mencapai orgasme dan merupakan cara terbaik untuk mulai merasakan orgasme G-spot.
Selain itu pasangan lebih leluasa mengontrol rangsangan G-spot, sementara Anda juga dapat memainkan klitoris untuk membantu mempercepat orgasme.
2. Berhadapan di tempat duduk tanpa sandaran
Posisi ini memberikan Anda kenyamanan lebih dan keseimbangan yang sama. Keduanya tidak akan merasakan beban karena saling berhadapan. Posisi ini memberikan rangsangan lebih pada G-spot dan posisi terbaik bagi Anda berdua untuk belajar bagaimana menurunkan dan meningkatkan rangsangan G-spot.
3. Berdiri dari belakang
Posisi ini lebih populer dengan istilah "doggy style" di mana wanita mengambil posisi dengan tangan dan lututnya, sementara pria masuk lewat belakang. Tetapi jika Anda mencoba sedikit bungkuk ke depan, Anda akan menemukan tekanan pada G-spot dibanding posisi doggy style tradisional. (Sumber: lifestyle.okezone.com)
Riri & Yoez dalam bukunya "Tip & Trik Menggapai Kenikmatan Seksual" menjelaskan, posisi hubungan seks sangat mempengaruhi rangsangan yang dihasilkan. Karena itu disarankan untuk memahami posisi-posisi seksual yang dapat memberikan rangsangan lebih, sehingga orgasme yang dihasilkan juga akan lebih baik.
Berikut ini tiga posisi yang bisa memberi solusi:
1. Modifikasi posisi missionary
Anda mungkin pernah mencoba posisi missionary standar sebelumnya. Tetapi banyak wanita mengeluh karena tidak dapat mencapai orgasme dengan posisi pria di atas.
Cobalah modifikasi posisi dengan terlentang, sementara kaki Anda di atas bahu pasangan. Ini adalah posisi bagus jika Anda menginginkan stimulus klitoris untuk mencapai orgasme dan merupakan cara terbaik untuk mulai merasakan orgasme G-spot.
Selain itu pasangan lebih leluasa mengontrol rangsangan G-spot, sementara Anda juga dapat memainkan klitoris untuk membantu mempercepat orgasme.
2. Berhadapan di tempat duduk tanpa sandaran
Posisi ini memberikan Anda kenyamanan lebih dan keseimbangan yang sama. Keduanya tidak akan merasakan beban karena saling berhadapan. Posisi ini memberikan rangsangan lebih pada G-spot dan posisi terbaik bagi Anda berdua untuk belajar bagaimana menurunkan dan meningkatkan rangsangan G-spot.
3. Berdiri dari belakang
Posisi ini lebih populer dengan istilah "doggy style" di mana wanita mengambil posisi dengan tangan dan lututnya, sementara pria masuk lewat belakang. Tetapi jika Anda mencoba sedikit bungkuk ke depan, Anda akan menemukan tekanan pada G-spot dibanding posisi doggy style tradisional. (Sumber: lifestyle.okezone.com)
5 Alasan Pria Puasa Seks
LAKI-LAKI mendambakan seks? Tidak juga. Kadang laki-laki sama sekali tak ingin melakukan seks hingga istri kerap mengeluhkannya.
Apakah laki-laki pasangan Anda masuk ke dalam golongan ini? Yuk, cari tahu alasan laki-laki memilih "puasa" seks!
Terlalu sering onani
Laki-laki yang terlalu asyik onani kadang tidak membutuhkan "lawan main" dalam memuaskan libidonya. Topik ini kian mengemuka terutama sejak internet berkembang pesar, khususnya cybersex. Laki-laki suka berimajinasi dengan sosok yang mereka temukan di majalah, internet, atau video. Akan jadi masalah jika mereka melupakan pasangan "nyata" di dunia nyata.
Fungsi seksual terganggu
Sejumlah laki-laki yang mengalami disfungsi ereksi, ejakulasi dini, atau ejakulasi lama sekalipun, akan menghindari seks dengan pasangan. Ketimbang gagal sebelum "berperang", para laki-laki ini lebih suka tidak memulainya sama sekali.
Beda pendapat dengan pasangan
Laki-laki juga bisa ngambek jika beda pendapat dengan pasangan dan melampiaskannya dalam aksi "puasa" bercinta. Sebagian laki-laki memilih "menghukum" pasangan dengan tidak melakukan aktivitas di tempat tidur hingga konflik teratasi.
Stres
Stres hampir selalu menjadi penghambat utama urusan bercinta. Stres ini bisa disebabkan oleh berbagai bentuk, misalnya kesulitan keuangan, sakit pada anggota keluarga, perubahan di tempat kerja, dilema keluarga, dan isu yang melibatkan keluarga besar. Tentu saja masih ada hal lain yang berpotensi sebagai sumber stres selain yang disebutkan tadi.
Kurang tidur
Saat laki-laki berusia puber atau 20-an, keinginan untuk melakukan seks kadang melebihi minat tidur, apalagi jika baru saja memulai hubungan. Namun, seiring pertambahan umur dan hubungan itu sendiri, minat bercinta juga surut. Apalagi kelelahan dan kurang tidur. (Sumber: lifestyle.okezone.com)
Apakah laki-laki pasangan Anda masuk ke dalam golongan ini? Yuk, cari tahu alasan laki-laki memilih "puasa" seks!
Terlalu sering onani
Laki-laki yang terlalu asyik onani kadang tidak membutuhkan "lawan main" dalam memuaskan libidonya. Topik ini kian mengemuka terutama sejak internet berkembang pesar, khususnya cybersex. Laki-laki suka berimajinasi dengan sosok yang mereka temukan di majalah, internet, atau video. Akan jadi masalah jika mereka melupakan pasangan "nyata" di dunia nyata.
Fungsi seksual terganggu
Sejumlah laki-laki yang mengalami disfungsi ereksi, ejakulasi dini, atau ejakulasi lama sekalipun, akan menghindari seks dengan pasangan. Ketimbang gagal sebelum "berperang", para laki-laki ini lebih suka tidak memulainya sama sekali.
Beda pendapat dengan pasangan
Laki-laki juga bisa ngambek jika beda pendapat dengan pasangan dan melampiaskannya dalam aksi "puasa" bercinta. Sebagian laki-laki memilih "menghukum" pasangan dengan tidak melakukan aktivitas di tempat tidur hingga konflik teratasi.
Stres
Stres hampir selalu menjadi penghambat utama urusan bercinta. Stres ini bisa disebabkan oleh berbagai bentuk, misalnya kesulitan keuangan, sakit pada anggota keluarga, perubahan di tempat kerja, dilema keluarga, dan isu yang melibatkan keluarga besar. Tentu saja masih ada hal lain yang berpotensi sebagai sumber stres selain yang disebutkan tadi.
Kurang tidur
Saat laki-laki berusia puber atau 20-an, keinginan untuk melakukan seks kadang melebihi minat tidur, apalagi jika baru saja memulai hubungan. Namun, seiring pertambahan umur dan hubungan itu sendiri, minat bercinta juga surut. Apalagi kelelahan dan kurang tidur. (Sumber: lifestyle.okezone.com)
Langganan:
Postingan (Atom)