RUTINITAS tak hanya menyerang pekerjaan kantor, tapi juga urusan ranjang. Daripada hanya duduk menunggu sesuatu untuk mengubahnya, Anda pun turut bertanggung jawab menemukan romantisme baru di dalamnya.
Tidak peduli betapa hot hubungan seks Anda di beberapa bulan pertama pernikahan, kebosanan tetap bisa melanda ketika Anda tidak lagi antusias melakukannya. Alasannya bisa beragam, termasuk rasa minder pada bentuk tubuh yang tidak seramping awal pernikahan.
Berikut, beberapa ide untuk meningkatkan kepercayaan diri sekaligus mendominasi aksi bercinta di kamar tidur, seperti dibocorkan Sheknows.
Menggoda tanpa kata
Jika Anda ingin menarik perhatian pasangan dan mewujudkan keinginan tanpa mengucapkannya, goda ia lewat lingerie dan bahasa tubuh. Kenakan lingerie seksi sambil meliukkan tubuh Anda di depan pasangan. Tunjukkan bahwa Anda sedang mood bercinta.
Katakan kesukaan Anda
Salah satu cara terbaik untuk tampil lebih berani di ranjang adalah membuka diri soal apa yang Anda sukai dan tidak Anda sukai. Seks adalah jalan dua arah, dan kedua belah pihak harus merasa senang melakukannya. Anda mungkin merasa malu atau takut pada awalnya, tetapi sekali Anda mengatasi ketakutan dengan bicara terbuka, maka akan lebih mudah menghadapinya.
Buat langkah pertama
Jika Anda selalu menunggu pasangan untuk mengawali hubungan seks, sekarang kesempatan Anda untuk mengambil alih. Tidak ada yang salah jika wanita memulai keintiman, tanpa harus menunggu pria untuk bergerak lebih dulu. Awalnya mungkin sedikit aneh, tapi keberanian yang Anda tunjukkan pada akhirnya mampu meningkatkan kepercayaan diri Anda, juga pasangan.
Bersolek
Kadang-kadang, sesuatu yang diperlukan untuk dapat lebih tampil berani di kamar tidur adalah mengadopsi persona berbeda lewat bersolek. Pakailah high heels, pakaian dalam terbaik Anda, atau lingerie yang selalu membuat Anda menawan.
Mengajaknya ketika “lengah“
Salah satu cara untuk menunjukkan kepadanya—dan diri sendiri—bahwa Anda bisa bertanggung jawab terhadap kepuasan seksnya adalah dengan menghadirkan kejutan. Apakah di awal pagi, tepat setelah dia pulang kerja, atau tengah malam, ajak ia untuk percintaan yang diharapkannya. Dia pasti akan terkejut, dan Anda akan merasa diberdayakan oleh spontanitas Anda.(ftr)
Jumat, September 24, 2010
Inilah Alasan Libido Pria & Wanita Berbeda!
WANITA membutuhkan banyak foreplay, sementara pria membutuhkan penetrasi secara langsung. Ini adalah salah satu masalah umum yang dihadapi oleh pasangan suami istri. Jika tidak ditangani dengan hati-hati, ketidakcocokan seksual pasti mulai memengaruhi hubungan pada setiap tahap.
Libido yang tak sama telah diamati sebagai penyebab paling umum atas ketidakpuasan dalam suatu hubungan. Terapis seks senior dan konseler Dr Rajan Bhonsle mengulas apa saja alasan ketidakcocokan libido antar pria dan wanita, seperti dilansir Times of India.
Frekuensi seks
Frekuensi hasrat seksual berbeda dari orang ke orang. Sehingga begitu banyak ide tentang apa yang dianggap tepat seringkali tidak mungkin cocok antara satu sama lain. Kebutuhan seks sering juga tergantung pada tahap di mana hubungan tersebut ada di dalamnya. Ingatlah hari-hari ketika Anda tidak bisa mendapat satu kata cukup satu sama lain untuk seks.
Fase gairah membuat jalan lebih banyak bagi cinta kasih yang lebih bermakna dan memuaskan. Namun, ketika seks setiap hari mulai memudar dan salah satu pihak mulai mendengar lebih banyak kalimat "tidak malam ini, sayang", maka pasti akan menghantarkan ketidakpuasan.
Selera
Masing-masing dari kita memiliki selera seksual yang berbeda yang juga bervariasi pada berbagai tahap kehidupan. Pasangan yang memiliki dorongan seksual lebih tinggi paling mungkin merasa ditolak dan sakit ketika hasratnya tidak terbalas.
Di sisi lain, pasangan yang memiliki dorongan seksual rendah dapat merasa kesal karena harus berhubungan, bahkan ketika ia tidak merasa sanggup melakukannya.
Percobaan
Posisi missionary membuat antara Anda dan pasangan bekerjasama dengan baik. Kemudian, ada tiba saatnya ketika salah satu dari Anda ingin melakukan sesuatu yang berbeda guna memecahkan suasana yang membosankan. Jika perasaan itu tidak terbalas, ketidakpuasan pasti terjadi.
Tak lupa, masing-masing dari kita memiliki pelabuhan fantasi dan berharap pasangan untuk memenuhi (setidaknya beberapa dari fantasi seks tersebut). Setelah mencapai tingkat kenyamanan tertentu dengan satu sama lain.
Akan tetapi, kondisinya bisa berbalik. Bisa jadi, wanita agak pasif selama tindakan tersebut dan meninggalkan pria yang meminta "lebih".(nsa)
Libido yang tak sama telah diamati sebagai penyebab paling umum atas ketidakpuasan dalam suatu hubungan. Terapis seks senior dan konseler Dr Rajan Bhonsle mengulas apa saja alasan ketidakcocokan libido antar pria dan wanita, seperti dilansir Times of India.
Frekuensi seks
Frekuensi hasrat seksual berbeda dari orang ke orang. Sehingga begitu banyak ide tentang apa yang dianggap tepat seringkali tidak mungkin cocok antara satu sama lain. Kebutuhan seks sering juga tergantung pada tahap di mana hubungan tersebut ada di dalamnya. Ingatlah hari-hari ketika Anda tidak bisa mendapat satu kata cukup satu sama lain untuk seks.
Fase gairah membuat jalan lebih banyak bagi cinta kasih yang lebih bermakna dan memuaskan. Namun, ketika seks setiap hari mulai memudar dan salah satu pihak mulai mendengar lebih banyak kalimat "tidak malam ini, sayang", maka pasti akan menghantarkan ketidakpuasan.
Selera
Masing-masing dari kita memiliki selera seksual yang berbeda yang juga bervariasi pada berbagai tahap kehidupan. Pasangan yang memiliki dorongan seksual lebih tinggi paling mungkin merasa ditolak dan sakit ketika hasratnya tidak terbalas.
Di sisi lain, pasangan yang memiliki dorongan seksual rendah dapat merasa kesal karena harus berhubungan, bahkan ketika ia tidak merasa sanggup melakukannya.
Percobaan
Posisi missionary membuat antara Anda dan pasangan bekerjasama dengan baik. Kemudian, ada tiba saatnya ketika salah satu dari Anda ingin melakukan sesuatu yang berbeda guna memecahkan suasana yang membosankan. Jika perasaan itu tidak terbalas, ketidakpuasan pasti terjadi.
Tak lupa, masing-masing dari kita memiliki pelabuhan fantasi dan berharap pasangan untuk memenuhi (setidaknya beberapa dari fantasi seks tersebut). Setelah mencapai tingkat kenyamanan tertentu dengan satu sama lain.
Akan tetapi, kondisinya bisa berbalik. Bisa jadi, wanita agak pasif selama tindakan tersebut dan meninggalkan pria yang meminta "lebih".(nsa)
Waduh, Pria Suka Ketagihan Film Porno
MENGAPA pria lebih gemar menonton film porno atau melihat majalah porno ketimbang wanita? Satu jawaban yang mestinya disimak wanita adalah bukan karena pria tidak lagi mencintai Anda.
Sebagian pria mungkin menjawab, mereka ketagihan melihat majalah atau menonton film porno karena mereka tidak bisa memiliki wanita yang berpose di dalamnya.
"Pria tahu tidak bisa memilikinya, tapi mereka masih melihat dan berfantasi tentangnya," tukas seksolog Dr Elna McIntosh.
Kesenangan menikmati porno berasal dari masa kanak-kanak
Seperti diungkap Health24, aspek lain dari ketertarikan sebagian pria terhadap pornografi berasal dari masa kanak-kanaknya. Pada masa itu, anak laki-laki biasanya dilarang melihat majalah dewasa oleh orangtua, guru, dan masyarakat pada umumnya.
"Pria senang menantang dirinya. Bahkan, pria melihat gambar porno sebelum mereka tahu bahwa mereka punya Mr P (sebagai senjata dalam bercinta). Tapi, pria cukup tahu bahwa mereka tidak seharusnya mencari gambar porno," tambah McIntosh.
Di masa inilah kebanyakan pria mulai mengonsumsi pornografi dan sepertinya tidak pernah bisa lepas darinya.
Membuatnya terangsang
Alasan lainnya, adanya aspek rangsangan seksual yang dihasilkan pornografi. Banyak pria (dan wanita) terangsang dengan melihat gambar dan film erotis.
Namun, seperti ditegaskan McIntosh, bukan berarti tayangan porno menjadi satu-satunya cara untuk membangkitkan gairah seks. Film porno hanyalah salah satu segi dari seksualitas seseorang, seperti juga kinky sex dan fantasi lainnya.
Rasa penasaran tinggi
Banyak pria tidak menyadari bahwa pasangan akan tersinggung dan terluka oleh tindakannya yang gemar mengonsumsi tayangan porno. Banyak wanita bingung, daya tarik yang dimiliki tayangan pornografi hingga pria begitu ketagihan mengonsumsinya.
Jawabannya bukan karena ada yang kurang dari Anda, tapi pada rasa ingin tahunya yang sangat besar. Perasaan cintanya pada Anda tetap di tempatnya dan menjadi hal yang ia hormati.(ftr)
Sebagian pria mungkin menjawab, mereka ketagihan melihat majalah atau menonton film porno karena mereka tidak bisa memiliki wanita yang berpose di dalamnya.
"Pria tahu tidak bisa memilikinya, tapi mereka masih melihat dan berfantasi tentangnya," tukas seksolog Dr Elna McIntosh.
Kesenangan menikmati porno berasal dari masa kanak-kanak
Seperti diungkap Health24, aspek lain dari ketertarikan sebagian pria terhadap pornografi berasal dari masa kanak-kanaknya. Pada masa itu, anak laki-laki biasanya dilarang melihat majalah dewasa oleh orangtua, guru, dan masyarakat pada umumnya.
"Pria senang menantang dirinya. Bahkan, pria melihat gambar porno sebelum mereka tahu bahwa mereka punya Mr P (sebagai senjata dalam bercinta). Tapi, pria cukup tahu bahwa mereka tidak seharusnya mencari gambar porno," tambah McIntosh.
Di masa inilah kebanyakan pria mulai mengonsumsi pornografi dan sepertinya tidak pernah bisa lepas darinya.
Membuatnya terangsang
Alasan lainnya, adanya aspek rangsangan seksual yang dihasilkan pornografi. Banyak pria (dan wanita) terangsang dengan melihat gambar dan film erotis.
Namun, seperti ditegaskan McIntosh, bukan berarti tayangan porno menjadi satu-satunya cara untuk membangkitkan gairah seks. Film porno hanyalah salah satu segi dari seksualitas seseorang, seperti juga kinky sex dan fantasi lainnya.
Rasa penasaran tinggi
Banyak pria tidak menyadari bahwa pasangan akan tersinggung dan terluka oleh tindakannya yang gemar mengonsumsi tayangan porno. Banyak wanita bingung, daya tarik yang dimiliki tayangan pornografi hingga pria begitu ketagihan mengonsumsinya.
Jawabannya bukan karena ada yang kurang dari Anda, tapi pada rasa ingin tahunya yang sangat besar. Perasaan cintanya pada Anda tetap di tempatnya dan menjadi hal yang ia hormati.(ftr)
Langganan:
Postingan (Atom)