CIUMAN kerap diandalkan banyak pasangan untuk memulai hubungan seks. Makin hot ciuman, makin membumbung gairah, maka makin panas pergumulan ranjang yang akan berlangsung.
Berciuman tentu sangat menyenangkan, saat kita merasa begitu menyatu dengan pasangan seraya merasakan debar jantung dan hembusan napasnya.
Bersatunya bibir dan lidah yang kita anggap pertautan semata, ternyata memiliki banyak manfaat.
Berikut, enam fakta soal ciuman, seperti diulas allwomenstalk.
1. Bibir punya banyak saraf sensitif
Ujung jari tergolong sensitif, tapi ada lagi bagian tubuh yang lebih sensitif, yaitu bibir. Nyatanya, bibir seratus kali lebih sensitif dibandingkan ujung jari Anda.
2. Bikin otot-otot wajah tetap kencang
French kiss melibatkan semua otot yang berada di wajah, yakni sebanyak 34 otot. Jadi, berciuman, khususnya French kiss membuat otot-otot wajah tetap kencang. Sementara ciuman bibir biasa cukup melibatkan dua otot.
3. Berciuman baik untuk gigi
Rasanya terdengar aneh, bukan? Ternyata tidak, karena selama berciuman, debit air liur dalam mulut akan bertambah. Sebagai hasilnya, deretan gigi dan plak Anda dimandikan dengan air liur yang manfaatnya membersihkan.
4. Ciuman mendorong adrenalin
Apakah Anda ingin memiliki dorongan adrenalin? Caranya, ciumlah pasangan Anda! Telah dikatakan bahwa mencium akan melepaskan neurotransmitter dalam otak, yakni neurotransmitter yang sama saat kita berlari, bungee jumping, ataupun paralayang.
5. Membuat tubuh rileks secara alami
Laporan ilmiah mengatakan bahwa berciuman meningkatkan kadar oksitosin, hormon yang menenangkan tubuh, dan juga meningkatkan endorphin, hormon yang memberikan rasa senang. Saling bertukar liur juga dilaporkan mampu meningkatkan dopamin, hormon yang memberikan perasaan romantis.
6. Membakar kalori
Hasil penelitian yang dilaporkan memang berbeda-beda, namun jumlah kalori yang dibakar per menit selama berciuman antara 2-6 kalori. Bayangkan jika Anda bercinta sambil terus berciuman. Anda mungkin akan membakar kalori usai memakan setengah genggam cokelat sebelum bercinta.
(ftr)
Senin, November 22, 2010
Ajarkan Pria Mahir Puaskan Anda di Ranjang
BAYANGKAN, Anda bisa orgasme setiap kali bercinta dengan pasangan. Menyenangkan, bukan? Tetapi kenyataannya sebagian besar pria tidak selalu berhasil menggiring wanita untuk orgasme.
Menurut survei seks Cosmopolitan, hanya 18 persen responden wanita mengatakan bahwa mereka dapat mencapai orgasme setiap kali bercinta. Namun, ada cara mudah untuk meningkatkan kesempatan Anda mencapai puncak kenikmatan.
Yang perlu Anda lakukan adalah mulai memberikan arahan pada pasangan (pria) bagaimana Anda bisa orgasme.
"Membawa Anda untuk klimaks merupakan sumber kegembiraan besar bagi pria," kata Dennis Sugrue PhD, presiden American Association of Sex Educators, Conselors, and Therapist. “Tetapi banyak dari pria tidak yakin apa yang wanita butuhkan untuk membuat orgasme menjadi mungkin."
Dengan menunjukkan dan memberitahu pasangan di mana, bagaimana, dan kapan harus menyentuh Anda, Anda memberinya pengetahuan kunci yang dibutuhkannya untuk bisa membawa Anda menikmati kepuasan seks. Tapi ingat, jaga bimbingan Anda tidak menyinggung egonya agar dia tidak merasa minder.
Bimbing tangannya
Rangsangan manual adalah cara pasti untuk meningkatkan gairah Anda, selama pasangan melakukannya dengan cara yang benar. Lain kali Anda berdua bercinta, bimbing tangannya saat beraksi di antara kaki Anda seraya membisikkan betapa menyenangkan kenikmatan yang Anda rasakan.
"Sangat penting untuk memberikan penghargaan verbal dengan apa yang sudah diusahakannya untuk kepuasan Anda," kata Steve Bodansky PhD, salah satu penulis Orgasm Extended Massive.
Perlambat aksinya
Karena pria sangat mudah erotis oleh visual, pasangan tentu akan penuh kegembiraan melihat Anda bugil. Karena itu, dia mungkin tidak menyadari bahwa hal itu bisa membawa Anda lebih lama untuk masuk ke puncak kenikmatan.
Jika pasangan melewati foreplay dan terburu-buru menuju klimaks, yang perlu Anda lakukan adalah mendapatkan dirinya dalam posisi yang memaksa dia untuk memperlambat serangannya.
Tekniknya, ketika ia berbaring telentang, kangkangi ia sehingga Mr P-nya berada di bawah Anda, tapi bukan di dalam Miss V. Dengan posisi ini, Anda bisa mengendalikan hubungan seks hingga ia tak langsung melompat ke klimaks.
(ftr)
Menurut survei seks Cosmopolitan, hanya 18 persen responden wanita mengatakan bahwa mereka dapat mencapai orgasme setiap kali bercinta. Namun, ada cara mudah untuk meningkatkan kesempatan Anda mencapai puncak kenikmatan.
Yang perlu Anda lakukan adalah mulai memberikan arahan pada pasangan (pria) bagaimana Anda bisa orgasme.
"Membawa Anda untuk klimaks merupakan sumber kegembiraan besar bagi pria," kata Dennis Sugrue PhD, presiden American Association of Sex Educators, Conselors, and Therapist. “Tetapi banyak dari pria tidak yakin apa yang wanita butuhkan untuk membuat orgasme menjadi mungkin."
Dengan menunjukkan dan memberitahu pasangan di mana, bagaimana, dan kapan harus menyentuh Anda, Anda memberinya pengetahuan kunci yang dibutuhkannya untuk bisa membawa Anda menikmati kepuasan seks. Tapi ingat, jaga bimbingan Anda tidak menyinggung egonya agar dia tidak merasa minder.
Bimbing tangannya
Rangsangan manual adalah cara pasti untuk meningkatkan gairah Anda, selama pasangan melakukannya dengan cara yang benar. Lain kali Anda berdua bercinta, bimbing tangannya saat beraksi di antara kaki Anda seraya membisikkan betapa menyenangkan kenikmatan yang Anda rasakan.
"Sangat penting untuk memberikan penghargaan verbal dengan apa yang sudah diusahakannya untuk kepuasan Anda," kata Steve Bodansky PhD, salah satu penulis Orgasm Extended Massive.
Perlambat aksinya
Karena pria sangat mudah erotis oleh visual, pasangan tentu akan penuh kegembiraan melihat Anda bugil. Karena itu, dia mungkin tidak menyadari bahwa hal itu bisa membawa Anda lebih lama untuk masuk ke puncak kenikmatan.
Jika pasangan melewati foreplay dan terburu-buru menuju klimaks, yang perlu Anda lakukan adalah mendapatkan dirinya dalam posisi yang memaksa dia untuk memperlambat serangannya.
Tekniknya, ketika ia berbaring telentang, kangkangi ia sehingga Mr P-nya berada di bawah Anda, tapi bukan di dalam Miss V. Dengan posisi ini, Anda bisa mengendalikan hubungan seks hingga ia tak langsung melompat ke klimaks.
(ftr)
Sabtu, November 20, 2010
2 Posisi Ngeseks Bikin Tubuh Makin Bugar
MELAKUKAN aktifitas fisik ternyata bukan hanya membuat tubuh semakin bugar. Konon, rutin melakukan aktifitas fisik secara aktif dapat menjadi viagra alami.
Uniknya, aktivitas bercinta pun bisa membuat tubuh bugar. Ingin tahu? Dua posisi bercinta yang diulas Times of India berikut ini bisa membuat tubuh Anda dan pasangan makin bugar.
1. Posisi misionaris
Dalam konteks India, lebih dari 90 persen pasangan memanjakan diri dalam posisi misionaris di tempat tidur, yang tampaknya cukup memuaskan bagi mereka. Sebagai tindakan dalam menyeimbangkan berat badan, posisi ini jelas memiliki sejumlah manfaat secara fisik. Pasalnya, posisi misionaris merupakan posisi yang berkaitan dengan peregangan, otot melengkung, dan pengencangan tubuh.
Sementara pihak pria yang berada di atas, maka pihak yang berbaring bisa sambil meregangkan punggungnya, melengkungkan tubuh, dan mengencangkan bagian dada dan perut. Tak hanya itu saja, wanita juga dapat berlatih mengencangkan otot kegelnya dengan benar selama penetrasi berlangsung.
"Pihak di atas akan lebih terlibat dalam kegiatan fisik. Dengan pihak pria di atas, banyak tekanan difokuskan pada lengan dan bahunya. Selain itu, siku dan lututnya digunakan untuk memaksimalkan sambil menyeimbangkan posisi, karena itu diperlukan peregangan otot di kedua bagian tubuh. Lalu, otot paha juga bekerja pada saat posisi misionaris, karena Anda menggunakan tumpuan (hampir keseluruhan) pada lutut Anda selama penetrasi berlangsung,” jelas Dr Shivi Jaggi, seorang seksolog yang berbasis di Delhi.
2. Woman on Top (WOT)
Dikatakan bahwa wanita bisa orgasme dengan cepat saat berada di atas tubuh pria. Wanita yang memimpin jalannya bercinta melakukan latihan yang sangat baik. Hal ini memungkinkan kedua belah pihak dapat menikmati partisipasi yang setara, di mana wanita menggunakan tangan dan lengan untuk menopang gerakan ke atas dan bawah saat penertasi. Sedangan pihak pria memegang tubuh wanita untuk menyeimbangkan berat tubuhnya.
"Dengan posisi wanita di atas, berat biasanya akan ditanggung oleh pasangan pria. Wanita menjadi pihak yang secara fisik lebih lemah saat berhubungan seks. Anda tidak bisa mengharapkan mereka untuk berdiri pada massa tubuh mereka sepenuhnya. Jadi sekali lagi, ini lebih kepada latihan untuk pria. Di mana mereka menggunakan otot bisep untuk menahan pasangan wanita mereka. Serta untuk wanita bermanfaat mempertahankan posisi dalam durasi yang lebih lama. Dia meregangkan otot bisep, trisep, dan otot dada secara maksimal,” tutup Dr Shivi Jaggi.
(tty)
Uniknya, aktivitas bercinta pun bisa membuat tubuh bugar. Ingin tahu? Dua posisi bercinta yang diulas Times of India berikut ini bisa membuat tubuh Anda dan pasangan makin bugar.
1. Posisi misionaris
Dalam konteks India, lebih dari 90 persen pasangan memanjakan diri dalam posisi misionaris di tempat tidur, yang tampaknya cukup memuaskan bagi mereka. Sebagai tindakan dalam menyeimbangkan berat badan, posisi ini jelas memiliki sejumlah manfaat secara fisik. Pasalnya, posisi misionaris merupakan posisi yang berkaitan dengan peregangan, otot melengkung, dan pengencangan tubuh.
Sementara pihak pria yang berada di atas, maka pihak yang berbaring bisa sambil meregangkan punggungnya, melengkungkan tubuh, dan mengencangkan bagian dada dan perut. Tak hanya itu saja, wanita juga dapat berlatih mengencangkan otot kegelnya dengan benar selama penetrasi berlangsung.
"Pihak di atas akan lebih terlibat dalam kegiatan fisik. Dengan pihak pria di atas, banyak tekanan difokuskan pada lengan dan bahunya. Selain itu, siku dan lututnya digunakan untuk memaksimalkan sambil menyeimbangkan posisi, karena itu diperlukan peregangan otot di kedua bagian tubuh. Lalu, otot paha juga bekerja pada saat posisi misionaris, karena Anda menggunakan tumpuan (hampir keseluruhan) pada lutut Anda selama penetrasi berlangsung,” jelas Dr Shivi Jaggi, seorang seksolog yang berbasis di Delhi.
2. Woman on Top (WOT)
Dikatakan bahwa wanita bisa orgasme dengan cepat saat berada di atas tubuh pria. Wanita yang memimpin jalannya bercinta melakukan latihan yang sangat baik. Hal ini memungkinkan kedua belah pihak dapat menikmati partisipasi yang setara, di mana wanita menggunakan tangan dan lengan untuk menopang gerakan ke atas dan bawah saat penertasi. Sedangan pihak pria memegang tubuh wanita untuk menyeimbangkan berat tubuhnya.
"Dengan posisi wanita di atas, berat biasanya akan ditanggung oleh pasangan pria. Wanita menjadi pihak yang secara fisik lebih lemah saat berhubungan seks. Anda tidak bisa mengharapkan mereka untuk berdiri pada massa tubuh mereka sepenuhnya. Jadi sekali lagi, ini lebih kepada latihan untuk pria. Di mana mereka menggunakan otot bisep untuk menahan pasangan wanita mereka. Serta untuk wanita bermanfaat mempertahankan posisi dalam durasi yang lebih lama. Dia meregangkan otot bisep, trisep, dan otot dada secara maksimal,” tutup Dr Shivi Jaggi.
(tty)
Langganan:
Postingan (Atom)