Kamis, April 08, 2010

ASI Selamatkan Lebih Banyak Nyawa dan Biaya

Kehidupan hampir 900 bayi bisa diselamatkan tiap tahun, setara dengan miliaran dolar, jika 90% wanita Amerika Serikat memberi asupan air susu ibu (ASI) hanya selama enam bulan usia pertama bayi.

Hasil mengejutkan itu dipublikasikan secara online di dalam jurnal Pediatrik, hanya sebagai perkiraan awal. Tetapi beberapa ahli yang meninjau analisis itu mengatakan metode dan kesimpulan penelitian itu baik.

"Sistem perawatan kesehatan harus lebih diperhatikan bahwa air susu ibu (ASI) membuat perbedaan signifikan,” ujar Dr Ruth Lawrence, kepala Seksi ASI Akademi Pediatrik AS.

Temuan itu memberikan saran bahwa ada ratusan kematian bayi dan banyak lagi yang disebabkan sakit setiap tahunnya dari masalah kesehatan yang seharusnya bisa dicegah dengan cara memberikan air susu ibu. Hal tersebut di antaranya virus sakit perut, infeksi telinga, diabetes anak, sindrom kematian bayi secara tiba-tiba, dan bahkan leukemia dini.

“Gelombang keuntungan kesehatan yang terhubung dengan ASI sangat tidak dihargai,” ujar Dr Melissa Bartick, Internis dan Instruktur di Sekolah Medis Harvard. Air susu ibu terkadang dipertimbangkan sebagai pilihan gaya hidup, tetapi Bartick menyebutnya sebagai isu kesehatan publik.

Di antara keuntungannya adalah susu ASI mengandung antibodi yang menolong bayi melawan infeksi. Selain juga bisa meningkatkan level insulin di dalam darah, di mana kemudian ASI menghindarkan bayi dari bahaya diabetes dan obesitas.

Analisis mempelajari tingkat ketahanan dari 10 penyakit yang terjadi pada anak, biaya mengatasi penyakit itu, termasuk rumah sakit dan studi level perlindungan penyakit yang terhubung dengan air susu ibu.

Uang senilai US$13 miliar (Rp124,8 triliun) adalah estimasi kehilangan yang harus dibayarkan karena rata-rata penerapan air susu ibu termasuk sebuah kalkulasi ekonomi secara khusus berdasarkan upah seumur hidup yang potensial, US$10,56 (Rp101,4 miliar) per kematian.

Metode itu serupa laporan pemerintah pada 2001 yang mengatakan bahwa dana US$3,6 miliar (Rp 34,6 triliun) dapat dihemat sebanyak 50% jika ibu menyusui bayinya selama enam bulan. Biaya medis telah meningkat jika rata-rata ASI menurun.

Sekitar 43% ibu di Amerika Serikat setidaknya memberikan ASI selama enam bulan, tetapi hanya 12% yang mengikuti panduan pemerintah yang merekomendasikan bahwa bayi menerima hanya ASI saja tidak ada susu lainnya selama enam bulan.

Dr Larry Gray, pediatris Universitas Chicago menyebutkan analisis itu sangat persuasif dan mengatakan untuk berusaha mencapaian angka 90%. Tetapi dia juga mengatakan bahwa ibu yang tidak memberikan ASI selama enam bulan tidak semestinya juga disalahkan atau merasa bersalah karena pekerjaan mereka dan permintaan lain yang membuatnya tidak mungkin melakukan hal tersebut.

"Kami semua sangat suka sebagai pediatris karena bisa memberikan informasi ke dalam kelas dengan mengatakan bahwa kita akan mendapatkan hasil dengan perubahan kecil di tempat kerja,” ujar Gray.

Bartick mengatakan ada sinyal yang mendorong keberanian. Pemerintah telah meminta perusahaan yang memperkerjakan karyawan dalam jumlah besar untuk menyediakan tempat privat untuk ibu bekerja agar bisa memberikan ASI.

Di bawah peraturan yang disahkan pada 1 April oleh komisi gabungan agensi akreditasi rumah sakit, maka rumah sakit bisa mengevaluasi usaha mereka untuk memastikan bayi yang baru lahir diberi ASI sebelum pulang ke rumah.

"Praktek rumah sakit harus berubah segaris dengan perawatan berbasis bukti,” ujar Bartick. “Tidak seharusnya ibu disalahkan,” kata Bartick.
[www.inilah.com]

Selasa, April 06, 2010

Bubur Gurih Aceh

HIDANGAN khas Aceh ini biasa disantap pada pagi hari. Rasanya yang gurih membuat hari Anda terasa istimewa.

Bahan-bahan:
- 1/2 gelas beras
- Dada ayam, dipotong kecil-kecil, bisa diganti udang atau daging.
- jintan manis
- ketumbar
- merica
- jahe
- bawang merah
- bawang putih
- 1 gelas santan
- daun bawang
- daun seledri
- garam

Cara membuat:
- cuci beras, buat bubur dengan santan dan air, jangan lupa beri garam.
- jintan, ketumbar, merica, digiling
- jahe, bawang merah, bawang putih, digiling
- tumis gilingan bawang, lalu tumis gilingan merica, masukan potongan ayam/udang/daging, aduk rata.
- setelah beras menjadi bubur, masukan tumisan bumbu, aduk rata.
- tambahkan air kalau bubur masih terlihat kental, karena bubur ini harus encer.
- setelah mendidih, masukan daun bawang dan seledri. [www.inilah.com]

Cengkeram Mr P Pasangan untuk Raih Orgasme

OTOT panggul adalah komponen penting pada wanita yang bisa memperbaiki performance dan kekuatan saat berhubungan seks. Sehingga bukan perkara yang sulit bagi Anda dan pasangan meraih ogasme.

Keberhasilan pasangan suami istri (pasutri) mencapai orgasme saat sanggama tidak selalu dikaitkan dengan kemampuan seksual pria yang hebat. Kelenturan tubuh si wanita, terutama bagian otot panggul, pinggul, serta bokong wanita sangat memengaruhi performa ketika aksi ranjang dimulai.

Bila kesulitan meraih orgasme, sering melakukan latihan untuk otot panggul -disebut dengan otot puboccoccygeus (PC)- merupakan trik jitu untuk membuat cengkeraman Miss V lebih kuat.

"Jika Anda rutin melatih otot panggul dengan ritme kontraksi yang sama, ini akan menambah kenikmatan ketika mencengkeram Mr P. Anda pun dapat orgasme lebih cepat," kata penulis The Multi-Orgasmic Woman Rachel Carlton Abrams MD, seperti dilansir Sheknows, Selasa (5/4/2010).

Abrams memaparkan, banyak penelitian menunjukkan bahwa wanita tahu betul bagaimana cara menggerakkan otot panggul dengan baik ketika penetrasi, maka ia dapat meraih multiorgasme berulang dalam satu kali pergumulan.

"Jangan terlalu fokus pada orgasme ketika sedang bersanggama, karena Anda dapat kehilangan kenikmatan itu sendiri. Fokuskan dan rasakan pada kenikmatan dari setiap sensasi seks yang diterima tubuh. Lalu dengan sendirinya orgasme akan dapat dicapai," jelas Abrams.

Bila Anda malas mengikuti kelas senam kegel, momen bercinta juga bisa jadikan timing yang tepat untuk melatih otot panggul.

Gaya bercinta missionary, contohnya. Ini bisa menjadi latihan memperkuat otot-otot di daerah vagina. Ketika ia berada di atas tubuh Anda, Mr P-nya "bekerja". Lalu, Anda pun bisa melakukan peregangan pada punggung, dan kecangkan area perut, bokong, serta panggul Anda ketika penetrasi berlangsung. Berikan cengkeraman pada Mr P-nya dengan aksi yang lebih kencang lagi.

Posisi ini diibaratkan seperti Anda sedang melakukan olahraga pilates di atas ranjang. Lewat aksi ini, maka Anda bisa mendapatkan bokong seksi dan juga kencang. Dan si dia pun akan merasa sangat ”puas” dengan kepiawaian vagina Anda.
(lifestyle.okezone.com)