MEMILIKI payudara berukuran besar merupakan keinginan banyak wanita di seluruh dunia. Sayangnya, banyak wanita memilih jalan pintas untuk memilikinya, melalui operasi mahal berisiko tinggi.
Hal tersebut merupakan masalah besar yang menjadi penyebab kaum hawa kurang percaya diri, tetapi sebenarnya sangat mudah untuk dipecahkan.
Ada jutaan wanita di seluruh dunia yang ingin memiliki payudara berukuran lebih besar. Dan untuk melakukannya, bisa dengan cara mudah. Yaitu, Anda harus mendapatkan sejumlah besar pasokan estrogen ke dalam tubuh.
Estrogen merupakan hormon wanita yang bertanggung jawab untuk membuat tubuh lebih montok serta payudara yang lebih besar. Hal ini juga menjadi alasan mengapa begitu banyak wanita yang memiliki payudara lebih besar saat mereka dalam masa pubertas.
Selama pubertas, Anda akan melihat hormon ini dipompa melalui tubuh untuk membuat perubahan dari seorang gadis menjadi wanita. Estrogen menjadi pembuka siklus menstruasi, di mana membuat bentuk tubuh Anda terlihat lebih berlekuk, dan payudara mulai tumbuh.
Alasan di balik mengapa banyak wanita yang tidak memiliki payudara seperti yang mereka inginkan, karena mereka memasuki masa puber terlalu dini. Di mana hal ini mencegah payudara berkembang dengan baik. Demikian seperti yang dilansir okezone dari Times of India, Rabu (15/9/2010).
Dari usia 12-16 tahun, tubuh seorang wanita dipenuhi dengan estrogen. Ini merupakan kondisi pubertas, di mana telah terjadi waktu sebagian besar perubahan pada tubuh wanita. Namun saat masa pubertas berhenti, maka tingkat estrogen dalam tubuh berkurang drastis. Di mana kondisi tersebut meninggalkan ukuran payudara pada tubuh wanita dewasa.
Ini berarti, untuk membuat payudara tumbuh lebih besar secara alami hanya perlu mengonsumsi lebih banyak estrogen. Untungnya, estrogen merupakan kandungan alami yang dapat diperoleh dari berbagai tanaman dan tumbuhan.
Estrogen dapat ditemukan dalam tanaman yang disebut "Phyto-estrogen" (secara harfiah diterjemahkan sebagai tanaman estrogen). Selain itu, Anda juga bisa mengonsumsi estrogen dari makanan, seperti rami, kedelai, bahkan tahu. Berbagai makanan kaya estrogen dapat dikonsumsi guna membuat payudara berkembang lebih besar sampai satu atau dua ukuran cup bra.
Namun Anda perlu berhati-hati, karena ada tingkat tertentu estrogen yang efektif, dan dapat meninggalkan efek samping yang tidak diinginkan pada tubuh.(nsa)
Kamis, September 16, 2010
Es Durian Susu
MINUMAN es durian susu yang segar ini cocok untuk iklim relatif panas seperti di Indonesia ini.
Bahan-bahan:
- 1,5 butir durian montong
- 3 sendok malan gula cair
- susu kental secukupnya
- 150 gram es serut
- 1 sendok makan mutiara
- 2 sendok makan Bubble
Cara membuat:
- Sediakan mangkuk, isi dengan es serut dan durian montong. Tuangkan gula cair dan susu kental di atasnya
- Tambahkan kembali dengan durian, bubble, dan mutiara. Sajikan. [mor]
Bahan-bahan:
- 1,5 butir durian montong
- 3 sendok malan gula cair
- susu kental secukupnya
- 150 gram es serut
- 1 sendok makan mutiara
- 2 sendok makan Bubble
Cara membuat:
- Sediakan mangkuk, isi dengan es serut dan durian montong. Tuangkan gula cair dan susu kental di atasnya
- Tambahkan kembali dengan durian, bubble, dan mutiara. Sajikan. [mor]
Sibuk Kerja dan Minimnya Uang Membunuh Cinta?
Resesi ekonomi, sibuk kerja dan minimnya keuangan membunuh hubungan cinta. Sungguh?
Ya, itu yang terjadi hampir di setiap rumah tangga Inggris. Mengutip femalefirst, Senin (13/9), berdasarkan studi 45% orang Inggris mengaku sibuknya pekerjaan membuat mereka terlalu lelah untuk pergi kencan. Sementara 64% menyatakan terlalu mahal untuk melakukan ML secara teratur.
Penelitian yang dilakukan menandai rilisnya DVD and Blu-ray Date Night itu juga 80% pasangan percaya kencan menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan tetap harmonis. Satu dari sepuluh orang mengakui mereka hanya pergi pada tanggal ulang tahun atau peringatan hari pernikahan. Mengejutkannya, 12% tak melakukannya.
Sementara itu, pasangan yang berhubungan jangka panjang jauh menderita. 45% responden mengungkapkan hubungan mereka telah kehilangan percikan dan 71% mengakui tak lagi melakukan kencan dengan alasan berhemat.
Pakar hubungan Julie Peasgood mengatakan, "Percayalah, kencan bisa menjaga cinta tetap hidup. Itu bisa untuk menambah energi agar hubungan tetap harmonis."
Ia menambahkan, "Jika kendala keuangan atau lainnya membuat ini sulit, ada cara kreatif yang ada di sekelilingnya. Lakukan kencan tradisional. Sang pria cukup mendatangi perempuan kekasihnya di rumah."
Tambahnya, Untuk pasangan yang sudah berumah tangga bisa melakukannya tanpa harus keluar rumah.
Namun begitu hasil survei menegaskan, 67% setuju harus membayar alias mengeluarkan uang untuk kencan pertama. Sementara 74% responden laki-laki yang menganggap diri mereka sebagai ksatria rela melakukannya. [aji]
Ya, itu yang terjadi hampir di setiap rumah tangga Inggris. Mengutip femalefirst, Senin (13/9), berdasarkan studi 45% orang Inggris mengaku sibuknya pekerjaan membuat mereka terlalu lelah untuk pergi kencan. Sementara 64% menyatakan terlalu mahal untuk melakukan ML secara teratur.
Penelitian yang dilakukan menandai rilisnya DVD and Blu-ray Date Night itu juga 80% pasangan percaya kencan menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan tetap harmonis. Satu dari sepuluh orang mengakui mereka hanya pergi pada tanggal ulang tahun atau peringatan hari pernikahan. Mengejutkannya, 12% tak melakukannya.
Sementara itu, pasangan yang berhubungan jangka panjang jauh menderita. 45% responden mengungkapkan hubungan mereka telah kehilangan percikan dan 71% mengakui tak lagi melakukan kencan dengan alasan berhemat.
Pakar hubungan Julie Peasgood mengatakan, "Percayalah, kencan bisa menjaga cinta tetap hidup. Itu bisa untuk menambah energi agar hubungan tetap harmonis."
Ia menambahkan, "Jika kendala keuangan atau lainnya membuat ini sulit, ada cara kreatif yang ada di sekelilingnya. Lakukan kencan tradisional. Sang pria cukup mendatangi perempuan kekasihnya di rumah."
Tambahnya, Untuk pasangan yang sudah berumah tangga bisa melakukannya tanpa harus keluar rumah.
Namun begitu hasil survei menegaskan, 67% setuju harus membayar alias mengeluarkan uang untuk kencan pertama. Sementara 74% responden laki-laki yang menganggap diri mereka sebagai ksatria rela melakukannya. [aji]
Langganan:
Postingan (Atom)