Rabu, September 29, 2010

Atur Waktu Ngeseks, Solusi Perkuat Pernikahan

TIDAK berhubungan seks secara teratur bisa membunuh ikatan pernikahan Anda dan pasangan. Jadi, saatnya Anda berdua mengatur waktu berhubungan intim secara rutin dalam sepekan .

Hubungan seks memang tak hanya menyehatkan badan, tetapi jiwa pun turut dialiri perasaan bahagia. Karena itu, Anda sewajarnya menyelipkan waktu khusus untuk bercinta dengan pasangan.

Nah, bila Anda tengah dirundung rasa bosan bercinta, maka carilah solusi secepatnya. Namun bila tak kunjung menemukan, Anda bisa meniru tip dari Times of India. Di antaranya:

Jadwal seks
Untuk memastikan seks tidak di bawah prioritas urusan rumah tangga, maka menjadwalkan agenda bercinta sebelumnya bisa menjadi salah satu solusi. Tapi sebenarnya, Anda pun tak perlu berpikir lama untuk melakukan aksi bercinta dengan pasangan.

Ini mungkin terdengar tidak romantis, tapi lebih baik memiliki sesi seks kilat daripada tidak sama sekali.

Jadilah apresiatif
Menunjukkan apresiasi secara teratur tidak hanya membuat Anda merasa lebih baik tentang diri sendiri, namun juga memberikan dorongan romantis pada hubungan Anda berdua. Ini akan membawa Anda kembali ke masa lalu ketika menghabiskan waktu menghargai dan memuja pasangan.

Berbagi pekerjaan rumah tangga
Pekerjaan rumah tangga dapat menjadi sumber argumen yang menyebabkan pertengkaran. Jadi, sangatlah penting membagi pekerjaan rumah tangga dan bersama-sama bekerja. Siapa melakukan apa dan kapan waktunya. Pasalnya, pekerjaan rumah tangga merupakan salah satu alasan terbesar mengapa wanita tak berhasrat untuk ngeseks.

Berani di ranjang
Sesekali buatlah kekacauan di kamar tidur. Membuat tempat tidur terlihat “mengundang” bisa menjadi salah satu cara membangkitkan gairah. Gunakan lilin beraroma dan memasang foto hanya Anda berdua. Matikan televisi, telepon genggam, ataupun laptop yang menyala ketika tengah saling bercumbu.

Menarilah!
Hanya menghidupkan musik dan kemudian menari. Menari bisa mengeluarkan dopamine dalam aliran darah Anda, yang mana ini berarti Anda merasa bahagia dan berhasrat. Di mana kebahagiaan ini selanjutnya akan dibawa ke kamar tidur.
(tty)

Suami Pasien Kanker Payudara Depresi

Hampir 40% pria yang memiliki pasangan perempuan pengidap kanker payudara dirawat di rumah sakit karena menderita depresi berat dan kecemasan.

Data ini berasal dari hasil penelitian besar di Denmark, baru-baru ini. Dalam studi itu, peneliti melacak 20.538 pria yang tinggal di Denmark pada 1994-2006 dan memiliki pasangan perempuan-istri atau pacar-yang menderita kanker payudara. Penulis penelitian dari Denmark dan Jepang melaporkan temuan mereka pada jurnal Cancer edisi online 27 September.

Setelah menyesuaikan statistik sehingga mereka tidak keluar dari sejumlah faktor seperti tingkat pendidikan, para peneliti menemukan bahwa 39% orang-orang ini dibandingkan laki-laki lain lebih mungkin dirawat di rumah sakit karena gangguan mood seperti depresi dan kecemasan.

Risiko rawat inap lebih tinggi di antara mereka dengan pasangan yang memiliki kasus paling maju dari kanker payudara. Namun, jumlah orang yang dirawat di rumah sakit masih rendah: hanya 180 dari 20.538.

Para peneliti juga menemukan fakta bahwa laki-laki yang pasangannya meninggal dunia, 3,6 kali lebih mungkin dirawat di rumah sakit dibandingkan pria yang pasangan wanitanya yang selamat dan tidak kambuh. Namun jumlah kasus-kasus ini juga kecil.

Apa bisa meningkatkan risiko masalah psikologis pada pria?
"Temuan menunjukkan bahwa pria mungkin tertekan oleh faktor-faktor seperti perawatan yang intens dan risiko kehilangan pasangan mereka," kata psikolog Wendy G. Lichtenthal, dari Memorial Sloan-Kettering Cancer Center di New York.

Orang-orang mungkin menderita rasa sakit karena kehilangan orang yang paling dekat dan "tantangan untuk rasa identitas sebagai pasangan dan perubahan dalam jadwal harian mereka, serta pola bahwa kini pasangan rumah tangga mereka sudah pergi," kata Lichtenthal.

Sementara Holly G. Prigerson, direktur The Center for Psycho-oncology & Palliative Care Research di Dana-Farber Cancer Institute di Boston, mengatakan bahwa ada faktor lain yang mungkin memainkan peran, yang disebut emotional contagion yang merupakan penyebaran emosi seseorang yang signifikan kepada orang lain.

"Istri dengan kanker payudara mungkin rentan terhadap depresi, dan ini akan menyebar ke suaminya," katanya.

Lichtenthal menunjukkan bahwa "studi sebesar ini sangat penting karena menyoroti pentingnya perawatan berpusat pada keluarga. Pasangan dari pasien kanker harus sejalan dengan cara pandang tim medis."

Itu sangat penting karena pasangan dari pasien paling berisiko mengalami depresi parah, namun dapat menghindari perawatan atau menjadi terbebani oleh tanggung jawab lain.

"Inilah sebabnya mengapa menciptakan kesadaran tentang peningkatan risiko untuk depresi parah di antara para pasangan sangat penting," katanya. [mor]

Resep Nasi Krawu

Nasi krawu merupakan makanan khas dari Gresik, Jawa Timur. Cirinya adalah nasinya yang pulen dan disajikan dengan daun pisang.

Bahan-bahan:
- 750 gram nasi putih
- daun pisang untuk membungkus

Bahan krawu kuning:
- 100 gram kelapa parut kasar
- 1 batang serai, diambil putihnya, dimemarkan

Bumbu halus:
- 2 cm kunyit, dibakar
- 2 butir bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 1/2 sendok teh ketumbar
- 1 cm jahe
- 2 lembar daun jeruk, dibuang tulangnya
- 1/4 sendok teh garam
- 1/4 sendok teh gula pasir

Bahan krawu merah:
- 100 gram kelapa parut kasar
- 1 batang serai, diambil putihnya, dimemarkan

Bumbu halus:
- 2 butir bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 2 buah cabai merah besar
- 1 buah cabai rawit merah
- 1/2 sendok teh ketumbar
- 1 cm jahe
- 2 lembar daun jeruk, dibuang tulangnya
- 1/4 sendok teh garam
- 1/4 sendok teh gula pasir

Bahan krawu cokelat:
- 100 gram kelapa parut kasa
- 1 batang serai, diambil putihnya, dimemarkan

Bumbu halus:
- 2 butir bawang merah
- 2 siung bawang putih
- 1/2 sendok teh ketumbar
- 2 lembar daun jeruk, dibuang tulangnya
- 2 sendok teh gula merah sisir
- 1/2 sendok teh garam

Bahan osik daging:
- 400 gram daging sapi, dipotong 5x5x1 cm
- 2 lembar daun salam
- 1 cm lengkuas, dimemarkan
- 2 batang serai, diambil putihnya, dimemarkan
- 1 sendok teh garam
- 2 sendok teh gula merah sisir
- 500 ml santan dari 1/2 butir kelapa minyak untuk menggoreng

Bumbu halus:
- 2 siung bawang putih
- 4 butir bawang merah
- 1/2 sendok teh ketumbar
- 1/4 sendok teh jintan
- 3 butir kemiri, disangrai

Cara membuat:
- Krawu kuning: aduk rata bahan krawu kuning. Sangrai sampai kering. Lakukan hal yang sama pada krawu merah dan krawu cokelat.
- Osik daging: aduk rata bahan osik daging. Masak sampai meresap. Angkat. Suwir-suwir. Goreng sebentar.
- Sajikan nasi dengan krawu kuning, krawu merah, krawu cokelat, dan osik daging dengan dibungkus daun pisang. [mor]