Jumat, Februari 10, 2012
Pasien Tidak Perlu Berobat Keluar Negeri
Tentunya untuk mencapai itu sebuah rumah sakit harus rela 'merogoh' kantongnya untuk melengkapi peralatan yang memadai.
Adalah Rumah Sakit (RS) Mayapada, sebuah rumah sakit swasta bertaraf
internasional yang berlokasi di sebuah kawasan elit Modern Land , Tangerang terus selalu terpacu untuk memoderenisasi peralatan, melengkapi infrastruktur dan membina sumber daya yang ada guna menarik masyarakat Indonesia untuk tidak berobat ke luar negeri.
"Kualitas rumah sakit di Indonesia tidak kalah bahkan lebih baik di bandingkan dengan rumah sakit di luar negeri. Karenanya masyaarakat tidak perlu lagi berobat ke Luar Negeri," kata Dr. Ricky Elfendi, manajer medik RS Mayapada, Kota Modern, Tangerang, pada acara media gathering, Kamis (9/2).
Dr. Ricky menjelaskan, jika rumah sakit di Indonesia sudah nyaman, profesional dan memiliki peralatan lengkap, untuk apa harus berobat di Luar Negeri.
Ricky mengatakan, RS Mayapada adalah RS rujukan bedah syaraf hasil kerja sama Tahir Neuroscience Center (TNC) dengan Dinas Kesehatan Tangerang.
“RS Mayapada juga rujukan Jabodetabek dan berperan serta dalam pelayanan kesehatan berbagai perusahaan dan asuransi,” katanya.
RS Mayapada menyediakan fasilitas lengkap berupa rawat jalan, rawat inap dan sejumlah fasilitas unggulan seperti: Tahir Neuroscience Center, Gastrointestinal and Liver Center, Cardiovascular Center, Orthopaedic Center, Aesthetic and Wellness Center, dan Oncology Center.
Untuk rawat inap jenis kamar yang disediakan adalah: Presidential Suites, SVIP Rooms, VVIP Rooms, kelas 1, kelas 2, kelas 3, kamar bersalin, kamar bayi, kamar operasi, ICU, high care unit, unit pelayanan stroke, dan ODC.
Dia menambahkan, untuk meningkatkan kenyamanan RS Mayapada membuka area New Wing pada 5 Pebruari 2010 yang memiliki 31 kamar. “Tujuannya agar pemulihan pasien lebih cepat di ruangan yang pribadi, eksklusif, dengan peralatan modern,” unkap Ricky.
“Kami punya misi memberi pelayanan cepat, tepat, efisien, efektif, dan terus melakukan penelitian, pengembangan dengan penuh kasih dan filosofi nilai-nilai kepercayaan,” punkas Ricky.
Kesalahan Make-Up yang Membuat Anda Terlihat Tua
Carilah make-up yang kiranya sesuai usia Anda, lalu pelajari bagaimana cara menggunakannya.
Alas bedak yang terlalu terang
Ibu kita dulu mengajarkan agar memilih alas bedak yang lebih terang dari warna kulit, namun bagi orang yang memiliki kulit dengan kadar keasaman tinggi, hal itu tidak berlaku lagi. Sejumlah teknologi baru sekarang ini, telah menciptakan berbagai alas bedak yang tampak natural/sesuai dengan warna kulit, hal tersebut dimaksudkan untuk digunakan sebagai kulit kedua yang tidak terlihat (tidak kontras dengan warna kulit sebenarnya). Menggunakan alas bedak yang lebih terang dari warna kulit sebenarnya, dapat membuat Anda terlihat pucat keabu-abuan, sehingga tampak lebih tua dari usaia sebenarnya.
Jika Anda masih memiliki setengah botol alas bedak yang lebih terang dari warna kulit, dan tidak tega membuangnya, jangan khawatir, karena Anda masih bisa menggunakannya. Namun, itu hanya bisa digunakan sebagai sebuah highlight. Gunakan pada dahi, pangkal hidung, bagian tulang pipi, dan dagu Anda. Usap merata, dan gunakan sebuah bronzer di bagian pinggir wajah, untuk menyeimbangkannya.
Gunakan lipstik warna matte
Lipstik warna matte, merupakan sebuah komoditas yang menjanjikan di majalah-majalah fashion, namun rupanya lipstik ini cenderung membuat bibir terkelupas, kasar dan kering. Lipstik ini justru dapat menegaskan garis-garis di bibir, yang membuat bibir terlihat kerutannya.
Gunakanlah lipstik matte dengan cara yang benar, pakailah di bibir dengan lotion pelembab. Usap setiap serpih berlebih pada bibir, dengan menggunakan waslap yang dicelupkan ke air hangat. Gunakan lipstik matte dengan sebuah kuas ke bibir Anda, dan pastikan bahwa Anda memiliki pelembap bibir (lipbalm) di tas, untuk persediaan sepanjang hari. Paduan lipstik matte dengan kulit yang agak basah, dapat memberikan kesah lebih segar.
Alis yang terlalu tipis
Apa yang membuat para penjahat Disney seperti Maleficent dan Evil Queen, tampak tua? Jawabannya adalah alis yang tipis yang membuat mereka seperti terlihat terkejut.
Biarkan alis tumbuh secara alami, agar tercipta bentuk yang tepat, dan isilah daerah yang kosong dengan sebuah bubuk alis atau lilin, yang mirip dengan warna rambut Anda.
Warna coklat yang berlebihan
Untuk membuat make-up yang natural, biasanya digunakan warna coklat. Namun, penggunaan warna coklat yang berlebihan, seperti pada eyeshadow, blush, dan warna bibir, dapat membuat Anda tampak seperti sebuah daun yang layu di musim gugur.
Tidak semua warna coklat dibuat sama, carilah warna coklat dengan sedikit warna pink di dasarnya, ini akan membantu anda nampak natural, tanpa harus terkesan datar.
Penumpukan pada make-up
Setelah bertahun-tahun memakaikan make-up pada wanita dari berbagai usia, saya telah mempelajari satu hal, bahwa make-up natural itu relatif. Untuk wanita yang tumbuh bersama "Felicity" dan "Dawson's Creek", make-up natural berarti hampir tidak ada sentuhan matahari dan warna kulit yang bersinar. Namun, bagi para ibu dan bibi kita yang mengidolakan wanita-wanita dari 'Dallas' dan "Dinasty", make-up natural bisa berarti tebal, alas bedak pancake, alis gelap, garis mata yang tebal, dan lipstik merah.
Untuk mengatasi garis-garis halus yang muncul pada kulit Anda, jauhkan diri dari bedak bubuk, dan pastikan untuk menggunakan krim antipenuaan sebagai make-up rutin. Penggunaan pelembap wajah dapat membantu membuat make-up terlihat lebih baik, dan membantu menyamarkan garis-garis halus, dan keriput. Carilah pelembap dengan komponen yang mencerahkan, mengandung peptide (bahan-bahan amino) untuk menyamarkan garis, merehidrasi kulit, dan mengangkat kulit kendur.
Tatin Yang adalah seorang artis make-up, dan penulis lepas kecantikan untuk majalah Candy, Good Housekeeping Philippines, dan Philippine Daily Inquirer. Selain menulis, dia telah merias selama enam tahun, dan juga mengaku sebagai seorang pecinta anjing, kutu buku, serta penggemar berat Steve Jobs. (AI/ML)
Rabu, Februari 08, 2012
Hidup Sehat dengan Bentuk Bokong Besar?
Seperti dikutip Dailymail, para ilmuwan di Oxford University menemukan bahwa lemak yang banyak tersimpan di bokong itu jauh lebih baik dibandingkan lemak di perut.
Lemak ini dipercaya dapat menurunkan tingkat kolesterol jahat (LDL) dan menaikkan tingkat kolesterol baik (HDL), sehingga mencegah pengerasan pembuluh darah.
Temuan yang diterbitkan International Journal of Obesity ini juga menunjukkan ukuran bokong yang lebih besar dapat mengurangi risiko diabetes.
Professor Jimmy Bell, pimpinan dari metabolic and molecular imaging di Hammersmith Hospitals NHS Trust menjelaskan lemak terbagi menjadi dua bentuk sama seperti kolesterol, yaitu lemak baik dan buruk.
Sel-sel lemak di bagian tubuh bawah mempunyai cara kerja berbeda dengan sel-sel lemak tubuh bagian atas.
Lemak gluteofemoral, yang banyak tersimpan di sekitar bokong akan bertindak sebagai penyangga dan membersihkan semua peradangan lemak yang bisa membahayakan jika berada di bagian tubuh lainnya.
"Lemak di bokong Anda dihancurkan dengan cara yang lebih lama dibandingkan lemak perut. Sehingga, lemak ini akan lebih sedikit memproduksi inflammatory cytokines, zat kimia yang telah lama dikaitkan dengan diabetes, penyakit jantung dan obesitas," jelas Prof. Bell. [mor]