PENGANAN satu ini cocok pula dihadirkan untuk mengisi suasana Ramadhan Anda. Tentu saja boleh disantap setelah waktu berbuka puasa.
Bahan-bahan:
- 600 gram ubi, kukus, haluskan
- 400 gram tepung tang mien
- 150 ml air panas
- 200 gram mentega
- 5 gram baking powder
- 1 sendok teh merica bubuk
- Garam secukupnya
- Minyak goreng, secukupnya
Isi:
- 50 gram keju cheddar, potong-potong
- 100 gram cokelat masak pekat, potong-potong
Cara membuat:
- Larutkan sebagian tepung tang mien dengan air panas, aduk rata.
- Tambahkan ubi, mentega, merica, garam dan sisa tepung tang mien, aduk hingga adonan dapat dipulung.
- Ambil sedikit adonan ubi, lalu beri adonan isi ditengahnya dan bentuk segitiga. Lakukan hingga adonan habis.
- Goreng dalam minyak panas sedang hingga kuning kecokelatan, angkat dan tiriskan. Sajikan. [mor]
Senin, Agustus 16, 2010
Gigi Bersih dan Sehat Tanpa Bau Mulut
Anda pasti mendambakan memiliki gigi bersih, sehat dan putih cemerlang. Nah, apa jadinya bila mulut Anda bau? Itu biasa terjadi saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Para dokter gigi setuju bahwa penyebab utama bau mulut adalah masalah lambung yang terlalu lama kosong. Itu menimbulkan aroma kurang sedap atau bau mulut.
Faktor penyebab bau mulut lainnya adalah berkurangnya produksi air liur (saliva) yang menyebabkan bau mulut, karena bakteri meningkat.
Anda tak usah gusar tentang bau mulut tersebut. Hal itu bisa dihindari, asalkan Anda menjaga gigi tetap putih bersih dan sehat dengan nafas segar.
Selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan, Anda sebaiknya memberikan perhatian ekstra dengan menyikat gigi dua kali sehari. Waktunya, sebelum tidur malam dan sehabis sahur.
Hal sederhana itu dijamin membuat Anda terhindar dari bau mulut tak sedap sepanjang hari. Gigi Anda pun tetap bersih, sehat dan putih cemerlang. [berbagai sumber/mor]
Para dokter gigi setuju bahwa penyebab utama bau mulut adalah masalah lambung yang terlalu lama kosong. Itu menimbulkan aroma kurang sedap atau bau mulut.
Faktor penyebab bau mulut lainnya adalah berkurangnya produksi air liur (saliva) yang menyebabkan bau mulut, karena bakteri meningkat.
Anda tak usah gusar tentang bau mulut tersebut. Hal itu bisa dihindari, asalkan Anda menjaga gigi tetap putih bersih dan sehat dengan nafas segar.
Selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan, Anda sebaiknya memberikan perhatian ekstra dengan menyikat gigi dua kali sehari. Waktunya, sebelum tidur malam dan sehabis sahur.
Hal sederhana itu dijamin membuat Anda terhindar dari bau mulut tak sedap sepanjang hari. Gigi Anda pun tetap bersih, sehat dan putih cemerlang. [berbagai sumber/mor]
Jumat, Agustus 13, 2010
Ayam Paniki
MAKANAN khas masyarakat Minahasa dan Ternate ini dari penyajiannya menggugah selera. Setelah dicoba, wah.... Sulit disampaikan dengan kata-kata.
Bahan-bahan:
- 1 ekor ayam muda dan gemuk
Bumbu halus:
- 10 bawang merah
- 6 bawang putih
- 8 cabai merah
- 1 ruas jahe
- 2 gelas santan kental
- 2 gelas santan cair
- 3 sendok makan minyak goreng
- Garam secukupnya
Cara membuat:
- Bersihkan ayam, cuci dan potong-potong.
- Haluskan bumbu tumis, kemudian masukkan daging ayam.
- Tuang santan cair saat daging ayam sudah setengah matang.
- Masukkan santan kental, kemudian masak terus sampai masak dan berminyak.
- Sajikan. [mor]
Bahan-bahan:
- 1 ekor ayam muda dan gemuk
Bumbu halus:
- 10 bawang merah
- 6 bawang putih
- 8 cabai merah
- 1 ruas jahe
- 2 gelas santan kental
- 2 gelas santan cair
- 3 sendok makan minyak goreng
- Garam secukupnya
Cara membuat:
- Bersihkan ayam, cuci dan potong-potong.
- Haluskan bumbu tumis, kemudian masukkan daging ayam.
- Tuang santan cair saat daging ayam sudah setengah matang.
- Masukkan santan kental, kemudian masak terus sampai masak dan berminyak.
- Sajikan. [mor]
Langganan:
Postingan (Atom)