Kamis, Agustus 19, 2010

Sembelit Saat Puasa? Kenali Sebab & Solusinya!

SAAT kebiasaan makan berubah, maka pencernaan pasti mengalami sembelit. Adakah sembelit juga berhubungan puasa? Lantas, makanan apa saja yang bisa dimanfaatkan untuk membantu mengatasi sembelit?

Sembelit selama puasa adalah kondisi yang sangat normal. Untuk mencegahnya, tambahkan lebih banyak serat pada makanan sahur ataupun berbuka yang Anda santap.

Selain itu, minum cairan sebanyak mungkin di luar waktu berpuasa sehingga tubuh Anda tidak merasa perlu menghemat air lebih banyak untuk proses pencernaan. Ada baiknya, hindari teh dan kopi karena minuman berkafein ini bersifat diuretik ringan yang menyerap cairan tubuh, begitu juga tanin sehingga berpotensi memperburuk sembelit.

Tak hanya oleh puasa, sembelit juga bisa terjadi akibat pengaruh kehamilan, obat, diet yang tidak benar, ataupun perubahan gaya hidup. Berikut adalah beberapa pertanyaan beserta jawaban soal sembelit, seperti dibahas Sheknows.

Apa saja makanan terbaik untuk membantu meringankan sembelit?
Makanan berserat tinggi dan mengandung banyak air. Konsumsi makanan mengandung serat larut sehingga waktu transit di tubuh Anda lebih cepat, seperti sereal bekatul, roti gandum, kacang-kacangan dan biji-bijian, apel, dan kulit kentang.

Melissa Nodvin MS, RD/LD dari Health Ally merekomendasikan membuat perubahan kecil, tapi berarti bagi tubuh, seperti minum sedikitnya 8-9 gelas air sehari. Membuat jurnal makanan sehari-hari juga direkomendasikan Nodvin untuk mengidentifikasi penyebab sembelit.

Apakah prune (buah plum yang dikeringkan) dapat membantu menghilangkan sembelit?
Buah prune utuh dan jus prune tidak hanya sumber serat, kalium, dan vitamin A yang baik, tapi juga sumber signifikan dari sorbitol dan pabrik senyawa yang dipercaya memberi efek pencahar. Selain prune, buah lain dengan manfaat sama adalah kurma.

Anda dapat mengonsumsi prune dan kurma dengan cara mencampurkan potongan prune ataupun kurma ke sereal dan oatmeal, mengaduknya ke dalam adonan pancake atau muffin, atau dimakan langsung sebagai snack. Coba tambahkan jus prune ataupun kurma ke smoothie pisang untuk makan sahur bergizi.

Sudah konsumsi makanan sehat dan olahraga teratur, tapi kenapa kadang masih sembelit?
Karena sembelit dapat disebabkan oleh berbagai faktor, penting untuk melihat gaya hidup Anda secara keseluruhan, termasuk aturan obat yang Anda konsumsi. Bicarakan dengan dokter dan apoteker untuk melihat apakah obat tersebut penyebab sembelit. Jadi, mereka bisa merekomendasikan obat baru, pencahar, atau pelunak feses.

Perubahan gaya hidup, jadwal yang tidak menentu, dan stres merupakan faktor-faktor lain yang dapat menyebabkan sembelit.
"Stres merupakan salah satu faktor terbesar yang berkaitan dengan sembelit, jadi cobalah untuk mempelajari cara-cara untuk membatasi stres,“ saran Nodvin.(ftr)

Senin, Agustus 16, 2010

Segitiga Ubi Serabut

PENGANAN satu ini cocok pula dihadirkan untuk mengisi suasana Ramadhan Anda. Tentu saja boleh disantap setelah waktu berbuka puasa.

Bahan-bahan:
- 600 gram ubi, kukus, haluskan
- 400 gram tepung tang mien
- 150 ml air panas
- 200 gram mentega
- 5 gram baking powder
- 1 sendok teh merica bubuk
- Garam secukupnya
- Minyak goreng, secukupnya

Isi:
- 50 gram keju cheddar, potong-potong
- 100 gram cokelat masak pekat, potong-potong

Cara membuat:
- Larutkan sebagian tepung tang mien dengan air panas, aduk rata.
- Tambahkan ubi, mentega, merica, garam dan sisa tepung tang mien, aduk hingga adonan dapat dipulung.
- Ambil sedikit adonan ubi, lalu beri adonan isi ditengahnya dan bentuk segitiga. Lakukan hingga adonan habis.
- Goreng dalam minyak panas sedang hingga kuning kecokelatan, angkat dan tiriskan. Sajikan. [mor]

Gigi Bersih dan Sehat Tanpa Bau Mulut

Anda pasti mendambakan memiliki gigi bersih, sehat dan putih cemerlang. Nah, apa jadinya bila mulut Anda bau? Itu biasa terjadi saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Para dokter gigi setuju bahwa penyebab utama bau mulut adalah masalah lambung yang terlalu lama kosong. Itu menimbulkan aroma kurang sedap atau bau mulut.

Faktor penyebab bau mulut lainnya adalah berkurangnya produksi air liur (saliva) yang menyebabkan bau mulut, karena bakteri meningkat.

Anda tak usah gusar tentang bau mulut tersebut. Hal itu bisa dihindari, asalkan Anda menjaga gigi tetap putih bersih dan sehat dengan nafas segar.

Selama menjalankan ibadah puasa Ramadhan, Anda sebaiknya memberikan perhatian ekstra dengan menyikat gigi dua kali sehari. Waktunya, sebelum tidur malam dan sehabis sahur.

Hal sederhana itu dijamin membuat Anda terhindar dari bau mulut tak sedap sepanjang hari. Gigi Anda pun tetap bersih, sehat dan putih cemerlang. [berbagai sumber/mor]