BUKAN urusan sulit untuk membawa wanita pada klimaks dalam waktu 15 menit. Ketahui triknya agar seks hebat semakin menjadi kenyataan pada kehidupan rumah tangga Anda bersama pasangan.
Simak trik membuat wanita orgasme dengan jemari tangan Anda, seperti dilansir Cosmopolitan dari buku The 4-Hour Body oleh Timothy Ferris.
Langkah pertama
Tanggalkan pakaian Anda berdua, lalu minta istri untuk berbaring telentang dengan bagian bawah leher disangga bantal. Sementara suami berada di atas.
Lebarkan sedikit kaki istri selama penetrasi sambil tubuh suami sedikit ke belakang. Terus ke belakang hingga tangan istri bisa meraih kaki suami (gaya kupu-kupu), jika memungkinkan. Sementara itu, tangan suami terus menstimulasi bagian depan Miss V agar sensasi kenikmatan semakin dahsyat.
Langkah kedua
Minta suami untuk “membuka” Miss V menggunakan ibu jari tangan kanan, lalu letakkan tangan kiri di bawah bokong istri, dua jari tangan kanan mulai masuk ke Miss V. Bila istri mau, suami bisa menggunakan tiga jari. Istri pasti bakal menggeliat nikmat.
Langkah ketiga
Suami melihat langsung ke klitoris di antara kedua kaki istri. Bayangkan klitoris bagian atas bak jam yang menunjukkan waktu pukul 12.00.
Posisi pukul 01.00 merupakan spot sempurna, sebuah lekukan kecil yang bisa dijangkau dengan jari telunjuk tangan kanan. Mulai membelai dengan sentuhan ringan pada posisi antara pukul 01.00-16.00. Bagian ujung jari sensasinya lebih nikmat bagi klitoris ketimbang bagian pangkal jari. Jadi, pastikan suami sudah memotong kukunya terlebih dahulu.
Langkah keempat
Setelah suami berhasil menemukan spot kenikmatan Anda, Anda pasti tidak ingin lagi menerima sentuhan ringan. Jadi, minta suami untuk “menyerang” klitoris selama 15 menit, sambil menambah kecepatan di antara periode itu.
Anda akan semakin merasakan kenikmatan intens. Jika kontraksi orgasme terlalu hebat, bernapaslah dalam agar Anda bisa menjaga kenikmatannya.
(ftr)
Sabtu, April 02, 2011
Jumat, April 01, 2011
4 Gaya Ciuman Ini Favorit Pria
CIUMAN tak hanya wujud sebuah kasih sayang yang ditunjukkan pasangan. Lewat ciuman yang menghangatkan, aliran cinta pun makin deras tercurah. Apalagi ketika ciuman yang Anda lakukan memuaskannya.
Lantas, apa sajakah gaya ciuman yang menjadi favorit kaum adam tersebut? Your Tango memberi bocorannya.
1. Ciuman menghisap bibir
Jenis ciuman ini biasanya melibatkan tarikan lembut dari pasangan Anda di bagian bibir atas dan bawah. Mengapa pria menyukainya?
“Mari kita jujur, ciuman ini adalah jenis ciuman yang terbaik. Ini memang bukan ciuman resmi, tapi di dalamnya mengisyaratkan bakat dan sejauhmana petualangan dari masing-masing pasangan,” Jody (29), produser radio.
“Saat melakukannya, saya benar-benar hanya menghisap sedikit bibirnya dengan sangat ringan, bahkan nyaris tak menyentuh bibirnya. Saya mendahuluinya dengan menjilati bibirnya dan kemudian baru menghisap,” John ( 28), penulis.
2. Ciuman seks
Ciuman seks biasa dilakukan ketika Anda sedang terlibat hubungan bercinta di ranjang sehingga ciuman ini pun cenderung lebih sensual. Mengapa pria menyukainya?
“Selain efektif dilakukan saat berhubungan seks, ciuman ini sering saya praktikkan saat sedang berdua dengannya. Ciuman ini mengalirkan gairah panas di mana menggabungkan kesan klasik dan juga romantis jika Anda melakukannya dengan benar,” Scott (30), bartender.
3. Ciuman sederhana
Ciuman sederhana merupakan ciuman keseharian yang sering dilakukan setiap saat. Biasanya dilakukan sebagai bentuk perhatian dari pasangan. Ciuman sederhana biasanya berupa ciuman cepat pada bibir, pipi, dahi, mata, dagu, hidung atau punggung tangan.
“Saya suka ketika istri saya mencium setiap waktu lewat ciuman sederhana tersebut. Setiap kali berciuman saya mencium bau losion dan sampo yang baru saja dioleskannya. Dan itu membuat saya senang,” Andrew (31), para medis.
4. Ciuman lidah
Ciuman ini adalah tipe klasik dari Prancis di mana lidah Anda menyelinap masuk ke mulut pasangan dan saling memainkan satu sama lain. Mengapa pria menyukainya?
Di Prancis, ciuman ini adalah bentuk keintiman dalam seks. Saat lidah bermain, mata Anda dalam keadaan tertutup, di situlah sebuah gairah sensasional tercipta. Dan kemudian tubuh sama-sama menekan, rahang melakukan peregangan dan lidah melesat ke dalam sementara tangan Anda menelusuri bagian lain.
“Ini adalah salah satu hal termanis dalam hidup di mana saya seperti merasakan sihir terbaik dari ciuman. Ada sebuah artikulasi dan intuisi yang saya rasakan dalam sebuah ciuman yang bergairah di mana tanpa kata-kata, seks pun dapat mereplikasinya,” Tom (31), komedian.
(tty)
Lantas, apa sajakah gaya ciuman yang menjadi favorit kaum adam tersebut? Your Tango memberi bocorannya.
1. Ciuman menghisap bibir
Jenis ciuman ini biasanya melibatkan tarikan lembut dari pasangan Anda di bagian bibir atas dan bawah. Mengapa pria menyukainya?
“Mari kita jujur, ciuman ini adalah jenis ciuman yang terbaik. Ini memang bukan ciuman resmi, tapi di dalamnya mengisyaratkan bakat dan sejauhmana petualangan dari masing-masing pasangan,” Jody (29), produser radio.
“Saat melakukannya, saya benar-benar hanya menghisap sedikit bibirnya dengan sangat ringan, bahkan nyaris tak menyentuh bibirnya. Saya mendahuluinya dengan menjilati bibirnya dan kemudian baru menghisap,” John ( 28), penulis.
2. Ciuman seks
Ciuman seks biasa dilakukan ketika Anda sedang terlibat hubungan bercinta di ranjang sehingga ciuman ini pun cenderung lebih sensual. Mengapa pria menyukainya?
“Selain efektif dilakukan saat berhubungan seks, ciuman ini sering saya praktikkan saat sedang berdua dengannya. Ciuman ini mengalirkan gairah panas di mana menggabungkan kesan klasik dan juga romantis jika Anda melakukannya dengan benar,” Scott (30), bartender.
3. Ciuman sederhana
Ciuman sederhana merupakan ciuman keseharian yang sering dilakukan setiap saat. Biasanya dilakukan sebagai bentuk perhatian dari pasangan. Ciuman sederhana biasanya berupa ciuman cepat pada bibir, pipi, dahi, mata, dagu, hidung atau punggung tangan.
“Saya suka ketika istri saya mencium setiap waktu lewat ciuman sederhana tersebut. Setiap kali berciuman saya mencium bau losion dan sampo yang baru saja dioleskannya. Dan itu membuat saya senang,” Andrew (31), para medis.
4. Ciuman lidah
Ciuman ini adalah tipe klasik dari Prancis di mana lidah Anda menyelinap masuk ke mulut pasangan dan saling memainkan satu sama lain. Mengapa pria menyukainya?
Di Prancis, ciuman ini adalah bentuk keintiman dalam seks. Saat lidah bermain, mata Anda dalam keadaan tertutup, di situlah sebuah gairah sensasional tercipta. Dan kemudian tubuh sama-sama menekan, rahang melakukan peregangan dan lidah melesat ke dalam sementara tangan Anda menelusuri bagian lain.
“Ini adalah salah satu hal termanis dalam hidup di mana saya seperti merasakan sihir terbaik dari ciuman. Ada sebuah artikulasi dan intuisi yang saya rasakan dalam sebuah ciuman yang bergairah di mana tanpa kata-kata, seks pun dapat mereplikasinya,” Tom (31), komedian.
(tty)
Seks Pertama Ibarat Pertaruhan Bagi Pria
SEBAGAI aktivitas perdana, seks ibarat sebuah pertaruhan bagi pria. Pasalnya jika dia berhasil memberikan “permainan” yang memuaskan, maka citra dia baik di mata wanita.
Apapun yang dilakukan pertama kali pasti menciptakan rasa debar yang tak terkira. Begitupun dengan agenda seks. Baik pria ataupun wanita ternyata dilanda ketakutan sekaligus kekhawatiran di dalamnya. Peneliti Penn State menemukan fakta bahwa melakukan seks untuk pertama kali dapat meningkatkan atau menurunkan citra diri seseorang, seperti ditulis Times of India.
Secara umum, pria yang masih duduk di bangku universitas rata-rata sangat puas dengan performa mereka setelah berhubungan seks pertama kali, sedangkan wanita pada usia kuliah justru menjadi sedikit kurang puas.
”Kami tidak berbicara tentang gadis 12 tahun yang berhubungan seks. Jadi sangat mengejutkan kalau wanita berusia 17 tahun atau lebih tua dari usia tersebut menuturkan kalau mereka baru pertama kali berhubungan seks,” kata Eva S Lefkowitz, profesor perkembangan manusia dan studi keluarga.
“Jika rata-rata dari mereka merasakan kekhawatiran tentang diri mereka sendiri, berarti ada sebuah perkembangan seksualitas yang sehat dan menjadi lebih sehat ke depannya,” jelasnya.
Secara keseluruhan para peneliti menemukan, bahwa wanita menjadi lebih bahagia dengan penampilan fisik mereka di tahun pertama sampai tahun keeempat saat duduk di bangku universitas, dan pria justru menjadi kurang puas dengan penampilan mereka selama periode waktu yang sama.
Namun, para peneliti menemukan ketika dulu mereka melakukan seks untuk pertama kalinya, pria cenderung lebih puas dengan performanya tersebut ketimbang wanita, seperti dilaporkan dalam edisi terbaru Journal of Remaja.
(tty)
Apapun yang dilakukan pertama kali pasti menciptakan rasa debar yang tak terkira. Begitupun dengan agenda seks. Baik pria ataupun wanita ternyata dilanda ketakutan sekaligus kekhawatiran di dalamnya. Peneliti Penn State menemukan fakta bahwa melakukan seks untuk pertama kali dapat meningkatkan atau menurunkan citra diri seseorang, seperti ditulis Times of India.
Secara umum, pria yang masih duduk di bangku universitas rata-rata sangat puas dengan performa mereka setelah berhubungan seks pertama kali, sedangkan wanita pada usia kuliah justru menjadi sedikit kurang puas.
”Kami tidak berbicara tentang gadis 12 tahun yang berhubungan seks. Jadi sangat mengejutkan kalau wanita berusia 17 tahun atau lebih tua dari usia tersebut menuturkan kalau mereka baru pertama kali berhubungan seks,” kata Eva S Lefkowitz, profesor perkembangan manusia dan studi keluarga.
“Jika rata-rata dari mereka merasakan kekhawatiran tentang diri mereka sendiri, berarti ada sebuah perkembangan seksualitas yang sehat dan menjadi lebih sehat ke depannya,” jelasnya.
Secara keseluruhan para peneliti menemukan, bahwa wanita menjadi lebih bahagia dengan penampilan fisik mereka di tahun pertama sampai tahun keeempat saat duduk di bangku universitas, dan pria justru menjadi kurang puas dengan penampilan mereka selama periode waktu yang sama.
Namun, para peneliti menemukan ketika dulu mereka melakukan seks untuk pertama kalinya, pria cenderung lebih puas dengan performanya tersebut ketimbang wanita, seperti dilaporkan dalam edisi terbaru Journal of Remaja.
(tty)
Langganan:
Postingan (Atom)