Bagian dada besar masih menjadi idola sebagian perempuan. Tak jarang banyak kaum hawa yang melakukan pemasangan implan silikon atau sejenisnya.
Dampaknya pemasangan implan berupa silikon atau cairan saline meningkat dan diperkirakan saat ini ada 5-10 juta wanita di seluruh dunia yang menggunakannya. Bagi yang ukurannya sudah besar, tentu tidak perlu repot karena tinggal memikirkan cara merawatnya agar tidak cepat kendur dan tampak mengecil.
Seperti yang dikutip dari Webforweightloss, berikut beberapa kebiasaan buruk yang harus dihindari karena bisa menyebabkan ukuran bagian dada kecil.
Jarang makan daging
Nutrisi lain yang dibutuhkan untuk menjaga bentuk dan ukuran payudara adalah serat kolagen. Serat ini turut menyusun jaringan kulit dan menjaganya agar tidak cepat mengendur akibat proses penuaan dan kerusakan sel-sel kulit.
Kurang minum
Sekitar 80% tubuh manusia tersusun oleh cairan, sehingga beberapa jaringan akan menyusut ukurannya jika kadar air dalam tubuh berkurang. Salah satu bagian tubuh yang akan terpengaruh adalah payudara yang tidak terlalu banyak memiliki jaringan otot.
Anjuran para ahli untuk minum air putih 8 gelas/hari sudah cukup untuk menjaga kulit payudara tetap kencang dan jaringan lemak di dalamnya tetap kelihatan padat berisi. Batasi minum kopi, sebab kafein memiliki efek diuretik atau peluruh cairan tubuh.
Banyak minum alkohol
Konsumsi alkohol memang tidak berpengaruh secara langsung pada ukuran payudara, bahkan dalam takaran tertentu kandungan antioksidannya malah bisa melindungi jaringan dari efek penuaan. Namun sebaliknya, berbagai penelitian menunjukkan konsumsi alkohol berlebihan juga bisa memicu kanker payudara.
Banyak minum kopi
Sebuah penelitian di Swedia membuktikan bahwa ukuran payudara cenderung mengecil ketika wanita mengonsumsi kopi lebih dari tiga cangkir/hari.
Agar bentuk dan ukuran payudara tetap terjaga, batasi minum kopi dalam takaran wajar. Jika membutuhkan lebih banyak kafein agar tetap terjaga saat bekerja lembur, misalnya, lanjutkan dengan beberapa cangkir teh hangat.
Terlalu membatasi konsumsi lemak
Lemak adalah komponen penyusun jaringan payudara yang bisa dibilang paling dominan. Diet yang terlalu membatasi asupan lemak dan minyak tidak hanya mengganggu keseimbangan nutrisi, tetapi juga akan mempengaruhi bentuk dan ukuran payudara. [mor]
Senin, Juli 25, 2011
Ini Dia Posisi 'ML' yang Bikin Tubuh Kurus
Sudah bukan rahasia lagi kalau bercinta secara teratur akan membawa kesehatan bagi tubuh. Secara mental dan fisik tubuh akan menjadi lebih segar dengan aktifitas seks yang teratur dan penuh cinta.
Manfaat seks yang lain adalah menurunkan berat badan. Yah, beberapa posisi bercinta disebut-sebut bisa membuat tubuh menjadi lebih langsing.
Dari hasil penelitian di Jerman, diketahui bahwa melakukan posisi seks tertentu dapat membuat berat badan pasangan wanita turun beberapa kilo. Seks adalah kegiatan pembakar kalori paling mengasikkan.
Sebanyak lima ribu pasangan suami istri diminta melakukan seks dengan posisi berdiri paling sedikit sekali dalam sehari selama satu minggu. Dan hasilnya luar biasa, setelah 14 hari peserta wanita mengalami penurunan berat badan 3–5 kg.
Selain bercinta dengan posisi berdiri, hasil penelitian merekomendasikan tiga posisi bercinta agar tubuh jadi langsing sebagaimana di kutip dari situs askdanandjennifer :
Posisi 69
Posisi Sixty Nine atau 69 adalah gaya pria dan wanita saling melakukan oral seks satu sama lain. Wanita yang ingin menurunkan berat badan harus berada di posisi atas. Biasanya ketika melakukan gaya ini tangan menahan tubuh dan kepala terangkat ke atas dan ke bawah.
Agar hasilnya maksimal, cobalah melakukan oral seks 69 ini dengan posisi setengah push up. Jadi bukan hanya kepala yang bergerak, tapi pundak dan dada Anda juga harusnya bergerak mengikuti irama.
Posisi bercinta 69 sangat bagus untuk membakar lemak dan membuat badan menjadi langsing.
Squat jump
Posisi bercinta squat adalah variasi lain dari posisi Woman on Top. Posisi ini dilakukan seperti gaya Squat Jump di atas pria. Gaya ini akan sangat melelahkan tetapi akan membakar kalori dan membuat tubuh Anda cepat langsing.
Untuk hasil maksimal, lakukan posisi bercinta ini berulang-ulang sampai anda mencapai klimaks. Posisi ini juga sangat bagus untuk membentuk otot kaki.
Misionaris Plus
Saat berhubungan intim dengan posisi seks misionaris, wanita berada di bawah pria dan biasanya hanya pasif. Agar kegiatan seks menjadi olah raga, anda bisa melakukan variasi lain dari misionaris ini.
Caranya, ketika pasangan pria Anda menurunkan badannya melakukan penetrasi, cobalah angkat badan bagian bawah Anda seperti melakukan posisi sit up. Untuk hasil yang maksimal, tahan posisi tersebut selama beberapa lama sebelum si dia menarik badannya ke atas.
Menjadi langsing dan sehat adalah cita-sita semua orang. Dengan melakukan ketiga posisi bercinta di atas secara rutin bersama pasangan akan membuat tubuh menjadi lebih langsing dalam beberapa minggu. Ini adalah olah tubuh yang sehat dan mengasikkan. [mor]
Manfaat seks yang lain adalah menurunkan berat badan. Yah, beberapa posisi bercinta disebut-sebut bisa membuat tubuh menjadi lebih langsing.
Dari hasil penelitian di Jerman, diketahui bahwa melakukan posisi seks tertentu dapat membuat berat badan pasangan wanita turun beberapa kilo. Seks adalah kegiatan pembakar kalori paling mengasikkan.
Sebanyak lima ribu pasangan suami istri diminta melakukan seks dengan posisi berdiri paling sedikit sekali dalam sehari selama satu minggu. Dan hasilnya luar biasa, setelah 14 hari peserta wanita mengalami penurunan berat badan 3–5 kg.
Selain bercinta dengan posisi berdiri, hasil penelitian merekomendasikan tiga posisi bercinta agar tubuh jadi langsing sebagaimana di kutip dari situs askdanandjennifer :
Posisi 69
Posisi Sixty Nine atau 69 adalah gaya pria dan wanita saling melakukan oral seks satu sama lain. Wanita yang ingin menurunkan berat badan harus berada di posisi atas. Biasanya ketika melakukan gaya ini tangan menahan tubuh dan kepala terangkat ke atas dan ke bawah.
Agar hasilnya maksimal, cobalah melakukan oral seks 69 ini dengan posisi setengah push up. Jadi bukan hanya kepala yang bergerak, tapi pundak dan dada Anda juga harusnya bergerak mengikuti irama.
Posisi bercinta 69 sangat bagus untuk membakar lemak dan membuat badan menjadi langsing.
Squat jump
Posisi bercinta squat adalah variasi lain dari posisi Woman on Top. Posisi ini dilakukan seperti gaya Squat Jump di atas pria. Gaya ini akan sangat melelahkan tetapi akan membakar kalori dan membuat tubuh Anda cepat langsing.
Untuk hasil maksimal, lakukan posisi bercinta ini berulang-ulang sampai anda mencapai klimaks. Posisi ini juga sangat bagus untuk membentuk otot kaki.
Misionaris Plus
Saat berhubungan intim dengan posisi seks misionaris, wanita berada di bawah pria dan biasanya hanya pasif. Agar kegiatan seks menjadi olah raga, anda bisa melakukan variasi lain dari misionaris ini.
Caranya, ketika pasangan pria Anda menurunkan badannya melakukan penetrasi, cobalah angkat badan bagian bawah Anda seperti melakukan posisi sit up. Untuk hasil yang maksimal, tahan posisi tersebut selama beberapa lama sebelum si dia menarik badannya ke atas.
Menjadi langsing dan sehat adalah cita-sita semua orang. Dengan melakukan ketiga posisi bercinta di atas secara rutin bersama pasangan akan membuat tubuh menjadi lebih langsing dalam beberapa minggu. Ini adalah olah tubuh yang sehat dan mengasikkan. [mor]
Senin, Juli 18, 2011
10 Nasihat yang Salah Seputar Kecantikan
"Makan coklat bikin jerawatan". "Sering menyisir bisa membuat rambut indah". Banyak nasihat kecantikan yang beredar turun temurun sejak dulu. Tapi tahukah Anda bahwa banyak nasihat kecantikan yang ternyata hanya mitos? Berikut ini adalah 10 mitos salah yang paling umum di bidang kecantikan.
1. Sering menyisir akan membuat rambut sehat dan berkilau
Salah. Menyisir hanya diperlukan untuk mengurai rambut yang kusut. Terlalu sering menyisir justru bisa menyebabkan kerontokan, dan membuat rambut rapuh, kering, dan mudah patah.
2. Mencukur bulu kaki bisa membuat bulu tumbuh lebih lebat
Salah. Mencukur kaki, ketiak, dan bagian-bagian tubuh lainnya hanya akan memotong rambut di bagian atas kulit. Folikel rambut tak akan rusak maupun tercabut. Jadi, saat bulu kembali tumbuh, ia tetap akan tumbuh normal.
3. Pori-pori bisa dikecilkan
Salah. Beberapa masker seperti masker putih telur memang bisa mengecilkan pori-pori, tapi hanya untuk sementara. Setelah efeknya hilang, pori-pori akan kembali ke ukuran semula.
4. Banyak makan coklat bisa menyebabkan jerawat
Salah. Hingga saat ini belum ada penelitian yang bisa membuktikan hubungan antara jerawat dengan makanan. Yang jelas, makan makanan bernutrisi tinggi seperti sayur dan buah-buahan bisa membuat kulit lebih sehat.
5. Baby oil bisa mencegah stretch mark
Sebetulnya, yang bisa membantu mencegah stretch mark adalah proses pemijatan yang dilakukan saat mengoleskan minyak tersebut ke permukaan kulit. Dengan dipijat, kulit jadi siap untuk “melar” tanpa meninggalkan bekas.
6. Semakin tinggi SPF, semakin baik
Belum tentu. Yang terpenting adalah sunscreen Anda punya filter UVA (untuk antipenuaan) dan UVB (untuk mencegah kulit terbakar). Perbedaan SPF hanya menentukan seberapa sering kita harus mengoleskan ulang pada kulit. Semakin tinggi SPF, semakin lama dia bertahan di kulit.
7. Orang kurus tak mungkin punya selulit
Salah. Selulit adalah masalah kulit, bukan masalah lemak. Yang memengaruhi munculnya selulit adalah faktor keturunan, hormon, dan proses penuaan. Bukan saja orang yang kurus bisa punya masalah selulit, bahkan yang gemuk pun akan tetap punya selulit saat berat badan mereka menurun drastis.
8. Tak perlu memakai sunscreen saat cuaca sedang mendung
Hanya karena sinar matahari tak terasa terik di kulit kita, bukan berarti ia tak ada sama sekali. Sinar UVA yang berbahaya bisa menembus awan, kaca mobil, dan kaca jendela. Jadi memang sangat dianjurkan untuk memakai sunscreen setiap saat.
9. Memakai kosmetik bisa merusak kulit
Saat ini hampir semua merek kosmetik sudah terbukti aman dan taka akan merusak kulit. Banyak pula yang berbahan noncomedogenic, yang artinya tak akan menyumbat pori-pori. Selain itu, kosmetik juga dapat melindungi kulit wajah dari paparan debu, polusi, dan sinar matahari.
10. Kulit berminyak tak perlu pakai pelembap
Semua jenis kulit memerlukan pelembap agar tetap halus dan lembut. Bahkan memakai pelembap adalah salah satu ritual wajib bagi perawatan kulit. Bila Anda memiliki kulit berminyak, pastikan pelembap yang Anda gunakan adalah pelembap bebas minyak.
1. Sering menyisir akan membuat rambut sehat dan berkilau
Salah. Menyisir hanya diperlukan untuk mengurai rambut yang kusut. Terlalu sering menyisir justru bisa menyebabkan kerontokan, dan membuat rambut rapuh, kering, dan mudah patah.
2. Mencukur bulu kaki bisa membuat bulu tumbuh lebih lebat
Salah. Mencukur kaki, ketiak, dan bagian-bagian tubuh lainnya hanya akan memotong rambut di bagian atas kulit. Folikel rambut tak akan rusak maupun tercabut. Jadi, saat bulu kembali tumbuh, ia tetap akan tumbuh normal.
3. Pori-pori bisa dikecilkan
Salah. Beberapa masker seperti masker putih telur memang bisa mengecilkan pori-pori, tapi hanya untuk sementara. Setelah efeknya hilang, pori-pori akan kembali ke ukuran semula.
4. Banyak makan coklat bisa menyebabkan jerawat
Salah. Hingga saat ini belum ada penelitian yang bisa membuktikan hubungan antara jerawat dengan makanan. Yang jelas, makan makanan bernutrisi tinggi seperti sayur dan buah-buahan bisa membuat kulit lebih sehat.
5. Baby oil bisa mencegah stretch mark
Sebetulnya, yang bisa membantu mencegah stretch mark adalah proses pemijatan yang dilakukan saat mengoleskan minyak tersebut ke permukaan kulit. Dengan dipijat, kulit jadi siap untuk “melar” tanpa meninggalkan bekas.
6. Semakin tinggi SPF, semakin baik
Belum tentu. Yang terpenting adalah sunscreen Anda punya filter UVA (untuk antipenuaan) dan UVB (untuk mencegah kulit terbakar). Perbedaan SPF hanya menentukan seberapa sering kita harus mengoleskan ulang pada kulit. Semakin tinggi SPF, semakin lama dia bertahan di kulit.
7. Orang kurus tak mungkin punya selulit
Salah. Selulit adalah masalah kulit, bukan masalah lemak. Yang memengaruhi munculnya selulit adalah faktor keturunan, hormon, dan proses penuaan. Bukan saja orang yang kurus bisa punya masalah selulit, bahkan yang gemuk pun akan tetap punya selulit saat berat badan mereka menurun drastis.
8. Tak perlu memakai sunscreen saat cuaca sedang mendung
Hanya karena sinar matahari tak terasa terik di kulit kita, bukan berarti ia tak ada sama sekali. Sinar UVA yang berbahaya bisa menembus awan, kaca mobil, dan kaca jendela. Jadi memang sangat dianjurkan untuk memakai sunscreen setiap saat.
9. Memakai kosmetik bisa merusak kulit
Saat ini hampir semua merek kosmetik sudah terbukti aman dan taka akan merusak kulit. Banyak pula yang berbahan noncomedogenic, yang artinya tak akan menyumbat pori-pori. Selain itu, kosmetik juga dapat melindungi kulit wajah dari paparan debu, polusi, dan sinar matahari.
10. Kulit berminyak tak perlu pakai pelembap
Semua jenis kulit memerlukan pelembap agar tetap halus dan lembut. Bahkan memakai pelembap adalah salah satu ritual wajib bagi perawatan kulit. Bila Anda memiliki kulit berminyak, pastikan pelembap yang Anda gunakan adalah pelembap bebas minyak.
Langganan:
Postingan (Atom)