Rabu, Februari 23, 2011

Menimbang Risiko Oral Seks

Banyak ditemui hubungan oral seks di antara para remaja yang sedang pacaran. Tak jarang, hubungan ini juga mengantar mereka sampai ke hubungan seksual.

Tanpa dukungan edukasi seks yang baik, tak jarang penyakit seperti gonorrhea, sifilis, herpes, bahkan HIV bakal menyerang. Karena itu, perlu ada pemahaman yang benar mengenai hal ini.

Oral pada Mr Dick
Secara teori, oral seks berisiko menularkan penyakit tertentu bagi pasangan karena bisa terinfeksi akibat cairan yang keluar sebelum ejakulasi (pre-ejakulasi) maupun oleh sperma yang masuk.

Jika saat itu ada luka terbuka di mukosa mulut, meski kecil dan tidak terlihat, bisa menyebabkan risiko penularan infeksi menular seksual, karena luka terbuka ini adalah jalan masuk virus atau bakteri ke dalam aliran pembuluh darah.

Meskipun risiko ini lebih kecil dibandingkan dengan anal atau vaginal seks, pada beberapa kasus, penularan HIV tetap bisa terjadi akibat oral seks, meski pasangan tidak ejakulasi.

Penularan HIV pada oral seks memang lebih rendah dibandingkan dengan anal dan vaginal seks. Akan tetapi pada beberapa kasus, penularan melalui oral seks dengan vagina telah terbukti ada. [mor]

Sensasi Hebat, 'Sentuhlah' Area Sensitif Pria

Bukan hanya perempuan yang memiliki banyak titik G-Spot, yang bila disentuh menimbulkan getaran hebat. Pria pun memiliki titik rangsang luar biasa. Ya, sentuhlah titik sensitif pria tersebut.

Konon pria juga memiliki area sensitif yang ketika disentuh dapat membangkitkan birahinya. Letak perbedaannya hanya pada kekuatan menahan hasrat. Umumnya, bila Mr. Dick pria sudah mulai 'gusar', dengan sendirinya keinginan untuk penetrasi muncul.

Untuk membuat ajang penetrasi semakin bergelora, tak ada salahnya 'bermain' di area sensitif pria seperti dilansir dari Cosmopolitan. Inilah:

Bibir
Semua pria tak kuasa bila dikecup dengan hasrat membara wanita. Jika Anda tipikal wanita lemah lembut dalam bercumbu, saatnya mengubah diri untuk lebih ganas di ranjang!

Ciumlah bibir pasangan Anda dengan mesra, lalu lumat serta hisap bibirnya lebih intim lagi. Sesekali bisa Anda selingi dengan gigitan gemas. Bila ingin melambungkan hasrat pasangan, Anda bisa menghentikan ciuman sementara waktu, lalu menatap matanya dengan tajam.

Taruh telunjuk jari Anda di bibirnya. Dijamin, dia akan semakin panas dan tak sabar melanjutkan ke sesi berikutnya.

Top of Mr. Dick
Bagian vital ini memegang peranan penting bagi kaum Adam. Sepanjang foreplay, Anda bisa berusaha mengelus lembut bagian kepala Mr. Dick. Konon, sentuhan pada bagian kepala Mr. Dick dapat membuat pria bergetar hebat. Selain itu, sensasi sensual dari perlakuan Anda bisa membuat pria merasa nyaman.

Buah zakar
Umumnya pria merasa percaya diri ketika pasangannya memegang buah zakarnya. Saat Anda menjelajahinya, dijamin pasangan akan segera mengarahkan Mr. Dick-nya pada Mrs V Anda!. [aji]

'Siesta' Bisa Perpanjang Usia!

Tidur siang atau siesta yang identik dengan kemalasan selama 10-30 menit ternyata bisa memperpanjang usia.

Di Amerika Latin, Eropa, Spanyol atau bahkan di Santiago Del Estero dan Argentina, tidur siang sesaat yang disebut siesta, sudah menjadi tradisi sejak lama. Beberapa tokoh terkenal termasuk orang-orang yang mengikuti tradisi ini sebut saja Albert Einstein, Winston Churchill, dan Thomas Edison rutin menjalani tidur pada siang hari.

Tidur siang, kelihatannya membuang-buang waktu – sebenarnya bisa meningkatkan efektivitas, karena bisa meningkatkan fungsi kognitif, mempercepat reaksi, membuat orang lebih sabar, mengurangi stres, dan secara keseluruan meningkatkan kesehatan.

Berapa lama sebaiknya melakukan tidur siang? Tergantung individu masing-masing, namun rata-rata waktu yang dibutuhkan antara 15-30 menit agar otak kembali segar.

Namun bila tempat Anda bekerja tidak memungkinkan untuk sejenak tidur siang, Anda bisa mencoba bermeditasi. Meditasi akan membuat otak sejenak beristrahat dan memberikan efek yang sama dengan tidur.

Para peneliti mengatakan, tidur sebentar di siang hari bisa mengurangi kemungkinan kematian akibat serangan jantung, terutama di kalangan pria muda.

Penelitian selama enam tahun di Yunani menunjukkan mereka yang tidur selama setengah jam paling tidak tiga kali dalam seminggu, 37% lebih rendah terkena serangan jantung.

Para peneliti ini mengkaji berbagai faktor seperti kesehatan yang buruk, usia, dan apakah seseorang aktif secara fisik. Para ahli mengatakan tidur siang mungkin membantu orang-orang bersantai sekaligus mengurangi tingkat stres.

Negara-negara yang warganya biasa tidur siang sejenak cenderung mempunyai risiko lebih rendah terkena serangan jantung. Namun berbagai penelitian mengenai hal itu menunjukkan hasil bervariasi. Para pakar di Yunani meneliti 23.681 pria dan wanita berusia antara 20-86 tahun. Para responden tidak pernah mengidap penyakit jantung atau penyakit berat lainnya.

Manfaat Budaya Siesta

Seperti dikutip dari The Washington Post, para peneliti mengatakan, tidur siang bisa mengurangi stres, karena itulah dampaknya lebih terlihat di kalangan pria yang bekerja. Ketua tim peneliti, Dr Dimitros Trichopoulos dari Harvard School of Public Health, mengatakan di negara-negara yang tingkat kematian akibat penyakit jantung rendah, tidur siang sebentar adalah sesuatu yang lumrah.

Menurut Dr Trichopoulos, yang perlu diperhatikan adalah penelitian ini menggunakan banyak responden, terbatas pada orang-orang yang sehat, dan mereka berhati-hati dalam mengontrol kegiatan fisik. “Apa yang bisa kami katakan adalah penelitian ini layak diteruskan,” katanya.

Ia menambahkan jika penelitian ini didukung oleh uji coba lain, mungkin tidur siang sebentar bisa ditetapkan sebagai salah satu metode menarik untuk mengurangi penyakit jantung, karena cara ini tidak mempunyai efek samping.

"Sedikit siesta, tidur dalam waktu singkat, bisa bermanfaat. Walau itu tindakan sederhana, namun bisa membawa banyak faedah," kata Gerald Fletcher, kardiolog dari Mayo Clinic di Jacksonville, Florida.

Satu faktor yang tidak boleh diabaikan adalah orang-orang tidak boleh mengurangi kegiatan fisik pada hari tersebut setelah tidur siang sebentar. June Davison, dari Yayasan Jantung Inggris mengatakan, temuan menarik ini menunjukkan tidur siang mempunyai kaitan dengan berkurangnya kematian akibat masalah jantung, terutama di antara para pekerja pria.

"Tidur sebentar di siang hari membantu orang-orang bersantai dan rileks, yang sangat penting bagi kesehatan secara umum,” ujar Davison. "Namun penting juga untuk menyeimbangkan antara istirahat dan melakukan aktivitas, karena aktivitas fisik secara reguler juga mengurangi kemungkinan terkena penyakit jantung,” tandasnya.

Sementara itu, kunci utama dari disiplin tidur siang agar tidak kebablasan dan menimbulkan citra buruk adalah mengetahui dengan pasti kapan waktu yang tepat untuk rileks memejamkan mata. Umumnya dipilih ketika berada dalam performa puncak dan menunjukkan tanda-tanda kelelahan seperti mood yang naik turun atau bingung menemukan kunci. Jika tanda-tanda seperti itu kerap muncul, sebaiknya mulai biasakan terapi tidur siang.

Dari catatan National Sleep Foundation (NSF), pilot NASA dijadwalkan tidur siang bergiliran. Jika ada tiga pilot dalam kokpit, dua pilot berkonsentrasi menerbangkan pesawat, sementara pilot ketiga tidur siang sekitar 40 menit.

Namun, biasanya tidur siang para pilot ini rata-rata 26 menit. Manfaat tidur siang bergiliran ini meningkatkan performa mereka hingga 34% dan kewaspasaan naik hingga 54%.

Menurut Dr Mark Rosekind, kepala peneliti dari Alertness Solution yang juga anggota NSF, efek tidur siang itu akan langsung terasa manfaatnya dalam 2-3 jam ke depan. Bagi yang tidak terbiasa memejamkan mata dan terlelap siang bolong, mulailah dengan tidur terlentang dan ciptakan suasana senyaman mungkin.

Tiap orang mempunyai kebiasaan 'persiapan' tidur yang berlainan, barangkali memeluk guling, berselimut atau mendengarkan musik lembut dan mengisi perut terlebih dahulu. Jika sudah terbiasa, umumnya akan lebih mudah memejamkan mata dan langsung pulas.

Hal penting yang harus dipersiapkan selepas tidur siang, apalagi jika dilakukan disela-sela pekerjaan rutin adalah apa yang dinamakan Sleep anertia, yakni rasa grogi dan disorientasi.

Cara mengatasinya disarankan untuk berdiam beberapa menit, membasuh muka, minum air putih atau berjalan kaki. Selanjutnya bisa kembali bekerja dan rasakan khasiat dari terlelap 10-20 menit itu.

Usahakan agar tidur siang tidak terganggu, sebab jika terpotong tiba-tiba, sama sekali tidak ada manfaatnya. Justru pada sebagian orang menimbulkan rasa pening.

Perlu diingat pula bahwa tidur siang tidak dianjurkan melebihi 30 menit, karena akan mengarah ke fase yang sangat lelap yang akibatnya akan mempersulit tidur malam.

Kebiasaan tidur siang teratur sama pentingnya dengan tidur malam. Sebab jika dilakukan secara acak semisal dua atau tiga kali dalam seminggu, barangkali bisa menimbulkan rasa nyaman sementara, namun sebenarnya tidak baik bagi tubuh. Karena merusak ritme circadian.

"Jika seseorang cukup tidur malam, maka tidak akan pernah merasa lelah di siang hari. Namun jika sering mengantuk selepas makan siang, bisa dipastikan yang bersangkutan kurang tidur. Jadi jangan malu untuk tidur siang," kata Profesor James Maas dari Fakultas Psikologi Cornell University. [mor]

Duh, Suami Cuma "Kuat" 1 Kali Ereksi!

LUPAKAN sejenak fantasi seksual, eksperimen variasi seks terbaru, dan kepuasan seksual untuk kedua atau ketiga kalinya. Pasalnya, suami hanya mampu ereksi hanya saat bercinta pertama kali. Kecewa? Tentu!

Mungkinkah itu karena suami terlalu sering masturbasi? Haruskah dia mengurangi kegiatan onaninya? Jika kondisi ini yang Anda alami, yuk simak penjelasan berikut!
"Saya tidak menyarankan Anda menyalahkan kegiatan masturbasi suami. Masturbasi dapat dikatakan sahabat baik suami saat terangsang di kala jauh dari istri. Tergantung usia dia, masturbasi tiga atau empat kali sepekan tidak akan berpengaruh banyak terhadap disfungsi ereksi. Jika dia mampu ereksi dan klimaks saat masturbasi, tapi tidak dapat ereksi, dan klimaks saat bersama Anda, kemungkinan itu merupakan gangguan secara psikologi bukan secara fisik," kata Dr Hernando Chaves, terapis kejiwaan dan seksologis di Beverly Hills, California yang dilansir Askmen, Selasa (22/2/2011).

"Tebakan saya, suami hanya merasakan gugup dan kekhawatiran yang berdampak juga terhadap proses ereksi dia. Itu normal, terutama jika kalian adalah pengantin baru. Dan dia tidak sendiri, faktor psikologi seperti ketakutan dan kekhawatiran merupakan alasan utama mengapa pria sulit meraih ereksi," sambungnya.

Lantas, bagaimana solusinya?
"Saya sarankan kalian saling mendekatkan diri dan merasa nyaman satu sama lain, untuk mengurangi kekhawatiran dia. Coba lakukan langkah seperti menonton televisi atau tidur berdua sambil bugil, lanjutkan dengan saling memijat tubuh satu sama lain. Pada dasarnya melakukan kegiatan yang dapat mengeksplorasi tubuh kalian satu sama lain. Komunikasikan kegiatan seks, keintiman, dan cari topik perbincangan yang dapat lebih mendekatkan Anda berdua," tutup Dr Hernando.
(nsa)

Intip Letak G-spot Wanita, Yuk!

MESKI masih menjadi tanda tanya soal kebenarannya, berhasil menstimulasi G-spot akan menghasilkan kenikmatan luar biasa pada permainan seks yang Anda lakukan. Lantas, bagaimana cara menstimulasinya?

Nama G-spot berasal dari seorang peneliti bernama Grafenberg. Dia mengatakan, G-spot pada wanita terletak di dalam Miss V wanita. Ini adalah daerah sensitif yang berada di balik dinding depan Miss V, tepatnya antara belakang tulang kemaluan dan leher rahim. Banyak wanita merasakan kenikmatan intens ketika area ini dirangsang. Bahkan, ketika berhasil menyentuh titik ini, biasanya sampai timbul dorongan untuk buang air kecil. Apakah Anda pernah mengalaminya? Inilah fakta-fakta tentang G –Spot, seperti dikutip Health24.

- Semua wanita memiliki G Spot. Sekira 50 persen ditemukan bahwa stimulasi ini sangat menyenangkan. G-spot pada wanita ada di dinding atas Miss V sekitar 2 sampai 3 inci dari lubang Miss V.

- Beberapa wanita bisa mengalami ejakulasi dari stimulasi G-spot.

- Saat disentuh untuk pertama kalinya, mungkin Anda tidak langsung mengalami orgasme. Hal ini akan memakan waktu beberapa pekan untuk menemukan secara tepat titik tersebut.

- Mencapai G-spot dapat dilakukan dengan memajukan tangan Anda seperti menyambut seseorang.

- Jika Anda memiliki kuku panjang, pastikan untuk memotongnya sebelum digunakan.

- Setelah masuk, istirahatkan ujung jari Anda pada daerah yang sedikit bergerigi yakni tepat di belakang tulang kemaluan dan tekan ringan ke arah atas.

- Gerakkan jari Anda secara halus sampai Anda mulai berhasrat.

- Gunakan satu tangan untuk merangsang G-spot sementara tangan lainnya memijat klitoris pada waktu yang sama.

- Variasikan tekanan, kecepatan dan pola gerakan. Cobalah sisi jari Anda ke sisi atau memutar seperti membuat lingkaran kecil.

- G-spot dengan vibrator dapat membantu Anda menemukan tempat yang tepat sebagai titik rangsangan.

Posisi yang dapat dilakukan untuk mengaktifkan G-spot
- Mintalah pasangan menggunakan ibu jarinya untuk menggosok klitoris Anda dengan dua jari pertama secara bersamaan merangsang G-spot.

- Selama berhubungan seksual, kepala Mr P dapat menggosok G-spot seperti mendorong sebagian Miss V agar terbuka.

- Meningkatkan orgasme pada titik G-spot dapat dilakukan dengan memperkuat otot pubococcygeal. Caranya, Anda dapat melakukan latihan kegel dengan teratur.

- Woman on top adalah salah satu posisi yang sangat baik untuk merangsang G-spot selama berhubungan seksual.
(tty)