Bagi pasangan muda, aktivitas seksual bisa jadi merupakan saat-saat yang paling dinanti. Gairah dan energi yang masih tinggi membuat hubungan seksual dilakukan menggebu-gebu. Bahkan, sebagian di antaranya bisa melakukannya setiap hari.
Untuk sebagian pria, tak ada yang lebih menggairahkan ketika saat mendengar pasangannya 'berteriak' di ranjang. Konon, ketika berhubungan intim, pria senang mendengar pasangannya mengeluarkan ekspresi lewat suara.
Tak hanya desahan, leguhan, ataupun rintihan. Namun, pria sangat menyukai bila pasangannya ikut berpartisipasi berbicara hal-hal jorok ketika sedang penetrasi.
Seperti yang dikutip dari Sheknows, Rabu (7/10/09), pria ingin tahu bahwa ketika bercinta pasangannya tidak berkhayal tentang pria lain. Atas dasar itulah, pria begitu bangga ketika pasangannya meneriakkan dirinya atas kehebatan Mr P-nya ketika bercinta. Erangan dapat membuat pria melakukan pergumulan lebih 'liar' lagi.
Beberapa bentuk ungkapan ekspresi yang bisa Anda tuangkan, lewat kata-kata sebagai berikut :
Oh, yes. Di situlah letaknya!
Ini rasanya sangat menyenangkan.
Jangan berhenti, lakukan lebih cepat.
I want you so bad!
Give it to me!
Ketika bercinta, pria cenderung merasakan kekuatiran tak bisa memuaskan pasangannya di ranjang. Lewat ekspresi berupa suara, biarkan pasangan Anda tahu bahwa Anda begitu menikmati setiap sentuhan, cumbuan serta kepiawaian Mr P-nya. Buatlah kamar Anda menjadi ajang 'permainan' seks yang menyenangkan.
Teriakan, dan tunjukan padanya jika Anda begitu terangsang dan menyukai sensasi kenikmatan seks yang ia berikan. Dan hasilnya? Aksi ranjang Anda dan pasangan akan makin menggebu-gebu. Wow! (Sumber: lifestyle.okezone.com)
Rabu, Oktober 07, 2009
Waspada Perusak Mood ML!
Hati-hati, sibuk dengan tekanan pekerjaan dan kurang waktu mengucapkan kata mesra bisa merusak mood bercinta Anda dengan pasangan.
Bukan hal aneh jika mood ML menurun dan akhirnya hubungan dengan pasangan menjadi renggang. Ada banyak penyebabnya, tapi sebelum bertambah parah, coba kenali penyebabnya, dan siasati agar situasi ini tidak makin parah. Dan agar tidak kehilangan gairah untuk ML.
Hati-hati dengan Tekanan Pekerjaan
Biasanya kesibukan Anda dan pasangan di kantor merupakan penyebab gairah cinta meredup. Lebih dari delapan jam Anda habiskan waktu di kantor, duduk di depan komputer, dan bersitegang dengan bos. Akhirnya, ketika sampai di rumah, kelelahan pun menyergap. Keinginan ML pun lenyap.
Satu-satunya cara menyiasati hal ini adalah dengan menjadwalkan aktivitas ML. Jika Anda bisa memaksakan diri meeting dengan bos, kenapa tidak melakukan hal yang sama dengan pasangan.
Coba, buat janji berendam air hangat di bathtub berdua, mandi di shower berdua, atau makan malam di restoran romantis untuk membangkitkan kembali gairah ML Anda.
Terlalu Banyak Tahu
Biasakan untuk tidak selalu bercerita tentang semua hal mengenai diri Anda, termasuk daerah sensitif dan gaya favorit. Ini penting, karena jika terlalu banyak hal yang diberitahukan, maka akan cenderung mudah terjadi kebosanan. Sebab pasangan Anda jadi enggan bereksperimen dengan hal-hal baru, karena takut Anda tidak suka dan hanya menstimulasi bagian itu-itu saja.
Untuk menyiasatinya Anda bisa 'berpetualang' mencari zona erotis lain atau mencari alternatif foreplay agar pasangan penasaran. Misalnya, bila biasanya Anda menggoda dengan lingerie seksi, kali ini Anda bisa mencoba bergaya sporty dengan kaus tank top putih (tanpa bra tentu saja), plus celana boxer pasangan Anda.
Minta pasangan Anda mengeksplorasi daerah-daerah yang selama ini diabaikan seperti belakang telinga, tengkuk, belakang lutut atau lengan bagian bawah. Atau coba, eksperimen dengan gaya dan posisi ciptaan sendiri. Misal, bergaya ala Demi Moore dalam film Ghost. Sebaiknya, biasakan memikirkan sesuatu yang kreatif dan menyenangkan.
Jangan Suka Mengeluh dengan Kondisi Tubuh
Jika Anda merasa minder dengan penampilan payudara Anda yang cenderung sudah melorot, coba buat penampilan diri untuk menutupi kekurangan diri tersebut.
Misalnya dengan menggunakan lingerie yang menyamarkan bentuk payudara tetapi menonjolkan puting payudara Anda. Atau coba memakai G-String (celana dalam) berwarna merah menyala.
Lalu rayu pasangan Anda dengan gaya nakal agar tidak memperhatikan kekurangan yang ada dalam tubuh Anda. Bersikaplah penuh gairah dan liar seolah-olah pasangan Anda adalah majikan yang harus dilayani dengan baik. (Sumber: inilah.com)
Bukan hal aneh jika mood ML menurun dan akhirnya hubungan dengan pasangan menjadi renggang. Ada banyak penyebabnya, tapi sebelum bertambah parah, coba kenali penyebabnya, dan siasati agar situasi ini tidak makin parah. Dan agar tidak kehilangan gairah untuk ML.
Hati-hati dengan Tekanan Pekerjaan
Biasanya kesibukan Anda dan pasangan di kantor merupakan penyebab gairah cinta meredup. Lebih dari delapan jam Anda habiskan waktu di kantor, duduk di depan komputer, dan bersitegang dengan bos. Akhirnya, ketika sampai di rumah, kelelahan pun menyergap. Keinginan ML pun lenyap.
Satu-satunya cara menyiasati hal ini adalah dengan menjadwalkan aktivitas ML. Jika Anda bisa memaksakan diri meeting dengan bos, kenapa tidak melakukan hal yang sama dengan pasangan.
Coba, buat janji berendam air hangat di bathtub berdua, mandi di shower berdua, atau makan malam di restoran romantis untuk membangkitkan kembali gairah ML Anda.
Terlalu Banyak Tahu
Biasakan untuk tidak selalu bercerita tentang semua hal mengenai diri Anda, termasuk daerah sensitif dan gaya favorit. Ini penting, karena jika terlalu banyak hal yang diberitahukan, maka akan cenderung mudah terjadi kebosanan. Sebab pasangan Anda jadi enggan bereksperimen dengan hal-hal baru, karena takut Anda tidak suka dan hanya menstimulasi bagian itu-itu saja.
Untuk menyiasatinya Anda bisa 'berpetualang' mencari zona erotis lain atau mencari alternatif foreplay agar pasangan penasaran. Misalnya, bila biasanya Anda menggoda dengan lingerie seksi, kali ini Anda bisa mencoba bergaya sporty dengan kaus tank top putih (tanpa bra tentu saja), plus celana boxer pasangan Anda.
Minta pasangan Anda mengeksplorasi daerah-daerah yang selama ini diabaikan seperti belakang telinga, tengkuk, belakang lutut atau lengan bagian bawah. Atau coba, eksperimen dengan gaya dan posisi ciptaan sendiri. Misal, bergaya ala Demi Moore dalam film Ghost. Sebaiknya, biasakan memikirkan sesuatu yang kreatif dan menyenangkan.
Jangan Suka Mengeluh dengan Kondisi Tubuh
Jika Anda merasa minder dengan penampilan payudara Anda yang cenderung sudah melorot, coba buat penampilan diri untuk menutupi kekurangan diri tersebut.
Misalnya dengan menggunakan lingerie yang menyamarkan bentuk payudara tetapi menonjolkan puting payudara Anda. Atau coba memakai G-String (celana dalam) berwarna merah menyala.
Lalu rayu pasangan Anda dengan gaya nakal agar tidak memperhatikan kekurangan yang ada dalam tubuh Anda. Bersikaplah penuh gairah dan liar seolah-olah pasangan Anda adalah majikan yang harus dilayani dengan baik. (Sumber: inilah.com)
Cake Kurma
Meski bulan Ramadhan sudah lewat, tidak ada salahnya membuat panganan kecil dari Dapur Uji Nova ini. Rasanya? Selain lezat, kue ini cocok disantap pada waktu senggang.
Bahan-Bahan:
- 250 gr mentega
- 250 gr gula halus
- 8 bh kuning telur
- 6 bh putih telur
- 250 gr tepung terigu
- 25 gr tepung maizena
- 25 gr susu bubuk
- 500 gr kurma, buang biji, potong bentuk dadu
Cara Membuat:
1. Kocok mentega dan gula halus sampai mengembang dan putih. Masukkan kuning telur satu per satu sambil dikocok sampai rata. Sisihkan.
2. Masukkan tepung terigu dan putih telur, kocok bergantian sambil aduk rata.
3. Terakhir masukkan kurma yang sudah dicampur tepung, aduk rata.
4. Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah diolesi mentega dan ditaburi tepung.
5. Panggang dalam oven dengan suhu 180 derajat Celcius selama 45 menit atau sampai matang. (Sumber: inilah.com)
Bahan-Bahan:
- 250 gr mentega
- 250 gr gula halus
- 8 bh kuning telur
- 6 bh putih telur
- 250 gr tepung terigu
- 25 gr tepung maizena
- 25 gr susu bubuk
- 500 gr kurma, buang biji, potong bentuk dadu
Cara Membuat:
1. Kocok mentega dan gula halus sampai mengembang dan putih. Masukkan kuning telur satu per satu sambil dikocok sampai rata. Sisihkan.
2. Masukkan tepung terigu dan putih telur, kocok bergantian sambil aduk rata.
3. Terakhir masukkan kurma yang sudah dicampur tepung, aduk rata.
4. Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah diolesi mentega dan ditaburi tepung.
5. Panggang dalam oven dengan suhu 180 derajat Celcius selama 45 menit atau sampai matang. (Sumber: inilah.com)
Langganan:
Postingan (Atom)